Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kebakaran Hari Ini

Tidur saat Rumah Terbakar, Hj Sahriah di Manciri Bone Selamat Berkat Tetangga

Satu rumah di Dusun III Manciri, Kecamatan Ajangale, Bone, Sulsel terbakar Minggu (1/3/2026). Pemilik sedang tidur berhasil diselamatkan tetangga.

Penulis: Wahdaniar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Kasi Humas, Iptu Rayendra  
KEBAKARAN BONE - Potret kebakaran di Dusun Manciri Kecamatan Ajangale, Bone, Sulsel, Minggu (1//3/2026) malam. Akibat kebakaran tersebut korban mengalami kerugian mencapai Rp250 juta.  

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran melanda rumah milik Hj. Sahriah (60) di Dusun III Manciri, Desa Manciri, Kecamatan Ajangale, Bone, Sulsel, Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 20.30 Wita. 
  • Korban yang sedang tertidur berhasil diselamatkan tetangganya sebelum api membesar. 
  • Tiga unit damkar dikerahkan dan api padam sekitar pukul 22.00 Wita. 
  • Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik. 
  • Kerugian diperkirakan mencapai Rp250 juta, termasuk rumah semi permanen, uang tunai, dan perabotan.

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Kebakaran melanda satu unit rumah warga di Dusun III Manciri, Desa Manciri, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Minggu (1/3/2026) malam. 

Jarak dari Desa Manciri, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, ke pusat kota Bone (Watampone) berkisar antara
45-50 kilometer. 

Perjalanan darat menggunakan kendaraan biasanya memakan waktu sekitar 1 jam hingga 1 jam 15 menit.

Tergantung lalu lintas dan kondisi jalan.

Rute utama melalui Jl. Poros Bone - Wajo.

Sedangkan Jarak antara Watampone ke Kota Makassar sekitar 180 km melalui jalur darat.

Kebakaran sekitar pukul 20.30 Wita itu membuat warga sekitar panik karena api dengan cepat membesar.

Rumah tersebut diketahui milik Hj. Sahriah (60), seorang ibu rumah tangga.

Saat kejadian pemilik sedang tidur di kamar bagian depan.

 Beruntung, ia berhasil diselamatkan sebelum api semakin membesar.

Kejadian pertama kali diketahui tetangga korban, Hasnah.

Saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com via telfon, Senin (2/3/2026), Hasnah melihat cahaya api dari bagian belakang rumah korban.

Begitu menyadari itu adalah kobaran api, Hasnah langsung bergegas memberi tahu korban.

“Saya lihat api sudah menyala di bagian belakang. Saya langsung lari ke depan, panggil ibu Sahriah yang sementara tidur. Saya teriak minta tolong juga,” ujarnya. 

Hasnah panik melihat api mulai merambat naik ke bagian atap.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved