69 Ribu Peserta PBI-JK di Bone Dinonaktifkan, Pemkab Segera Pulihkan
Sebanyak 69.001 peserta PBI-JK di Kabupaten Bone dinonaktifkan oleh pemerintah pusat sejak 1 Februari 2026.
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Kabupaten Bone menjadi daerah dengan jumlah peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) nonaktif terbanyak di Sulawesi Selatan.
Total sebanyak 69.001 peserta dinonaktifkan oleh pemerintah pusat sejak 1 Februari 2026.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, H Jemmy, mengatakan penonaktifan massal ini merupakan dampak dari kebijakan terbaru pemerintah yang menyaring penerima PBI berdasarkan kategori kesejahteraan.
“Ini akibat kebijakan terbaru pemerintah yang menonaktifkan kepesertaan warga yang tidak masuk desil 1-4, ” ujarnya saat dikonfirmasi via telfon, Rabu (11/2/2026).
729 Peserta Berhasil Diaktifkan Kembali
Pemkab Bone bergerak cepat menekan tingginya angka peserta nonaktif tersebut.
Salah satu langkah yang ditempuh yakni reaktivasi bagi peserta yang masih memenuhi syarat.
Dari total 979 peserta yang diproses melalui jalur ini, sebanyak 729 peserta berhasil kembali aktif.
Baca juga: Data Pusat dan Daerah Tak Sinkron, Jumlah Penerima PBI di Sulsel Kurang 300 Ribu Orang
Sementara 146 peserta lainnya masih menunggu persetujuan BPJS Kesehatan.
Menurut Jemmy, capaian ini menjadi langkah awal memperbaiki angka kepesertaan di Kabupaten Bone.
“Sebagian besar sudah kembali aktif, sisanya menunggu proses administrasi,” jelasnya.
Selain reaktivasi, Pemkab Bone juga memaksimalkan jalur usulan pemenuhan kuota PBI-JK.
Sebanyak 50.000 usulan peserta telah diajukan dan akan diproses bertahap setiap bulan melalui aplikasi SIKS-NG.
“Bagian ini akan ter-cover secara bertahap setiap bulannya dengan catatan tetap melakukan pengusulan melalui aplikasi SIKS-NG,” katanya.
Dinamika Data JKN Bone: PBPU Turun Drastis
Penonaktifan peserta juga dipengaruhi dinamika kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di berbagai segmen di Kabupaten Bone.
Beberapa catatan perubahan signifikan antara lain dari segmen PBI-JK Kemensos meningkat dari 276.325 menjadi 279.346 peserta (bertambah 3.021).
Segmen PBPU Pemkab Bone justru turun tajam dari 248.840 menjadi 197.129 peserta (berkurang 51.711).
PPU Pegawai Negeri naik dari 46.936 menjadi 51.559 peserta (bertambah 4.623).
PPU Badan Usaha turun dari 41.624 menjadi 39.733 peserta (berkurang 1.891).
PBPU Mandiri menurun dari 20.115 menjadi 19.086 peserta (berkurang 1.029).
Segmen Bukan Pekerja sedikit meningkat 55 peserta menjadi 14.706.
Penurunan signifikan segmen PBPU Pemkab disebut menjadi salah satu faktor melonjaknya jumlah peserta PBI-JK nonaktif di Bone.
Selain itu, Dinas Sosial Bone memastikan pendataan dan verifikasi akan terus dilakukan.
Pemkab menargetkan angka peserta nonaktif dapat ditekan bertahap agar masyarakat kurang mampu tetap memperoleh akses layanan kesehatan.
“Kami akan terus melakukan pendataan, verifikasi, dan pengusulan berkelanjutan agar cakupan kepesertaan jaminan kesehatan kembali meningkat,” tegasnya.
Dengan jumlah nonaktif yang masih sangat besar, Pemkab Bone kini fokus memastikan puluhan ribu warga yang terdampak kebijakan tersebut dapat kembali memperoleh kepastian jaminan kesehatan.(*)
| 392 Jamaah Haji Bone Tiba di Madinah, Disambut Layanan Sigap Petugas PPIH |
|
|---|
| Atur Mobilitas dan Hemat Anggaran, Pemkab Bone Terapkan WFH di Hari Rabu |
|
|---|
| Hadapi El Nino Godzilla, Pemkab Bone Bentuk Brigade Air, Fokus Pompanisasi Sawah |
|
|---|
| Resahkan Warga Judi Kartu di Pasar Palakka Bone Digerebek, 5 Pelaku Ditangkap |
|
|---|
| Niat Melerai, Pemuda di Bone Jadi Korban Pembacokan di Jalan Ahmad Yani |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260211-Kadinsos-Bone-Jemmy.jpg)