Anak Bakar Ibunya di NTB, di Bone Sulsel Ibu Kandung Tewas Ditikam Putrinya
Kasus di Bone, seorang perempuan diduga ganguan kejiwaan menikam ibu kandungnya hingga meninggal dunia.
“Pelaku merasa kecewa karena ibunya menolak memberikan uang saat diminta. Rasa sakit hati itu mendorongnya melakukan pembunuhan. Pelaku juga diduga berada di bawah pengaruh narkoba saat kejadian,” beber Kepala Bidang Humas Polda NTB, Kombes Mohammad Kholid, Selasa (27/1/2026).
Kerja cepat tim kepolisian dan pengakuan pelaku sehingga kasus ini dapat terungkap dengan cepat. Tim Puma Polda NTB melakukan penangkapan pelaku di rumahnya di wilayah Monjok Timur, Kota Mataram pada Senin malam (26/1/2026).
Dari hasil pemeriksaan, penyidik telah menetapkan BP sebagai tersangka. Akibat perbuatannya, tersangka BP dijerat dengan Pasal 458 ayat (2) KUHP juncto Pasal 459 KUHP
Anak Kandung Tikam Ibunya
Warga Dusun Gattungeng, Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, digegerkan peristiwa pembunuhan anak terhadap ibu kandungnya, Rabu (28/1/2026).
Korban bernama Nursidah (55), seorang ibu rumah tangga ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dengan sejumlah luka tusuk di beberapa bagian tubuh.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 Wita, saat suami korban, Ramli, baru saja kembali ke rumah usai melaksanakan salat subuh di masjid.
Saat tiba di rumah, Ramli mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan kondisi bersimbah darah.
“Korban ditemukan dengan luka tusuk pada bagian jari-jari tangan, dada kiri, dada kanan, perut, serta punggung sebelah kanan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji, saat ditemui di ruang kerjanya.
AKP Alvin Aji yang tampak mengenakan kemeja hitam dengan pin logo Reskrim di sebelah kanan dadanya menjelaskan, terduga pelaku dalam peristiwa tersebut adalah FR (26), yang tidak lain merupakan anak kandung korban.
“Pelaku telah kami amankan bersama barang bukti. Berdasarkan keterangan awal dan temuan di lapangan, pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan,” ujarnya.
Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya sejumlah obat generik yang dikonsumsi pelaku.
Obat tersebut dari Rumah Sakit Dadi Makassar, tempat pelaku sebelumnya menjalani perawatan.
Sementara Kapolsek Bengo, Ipda Ira mengaku saat ini pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, mengumpulkan bahan keterangan dari para saksi, hingga mengamankan pelaku.
"Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku, guna memastikan proses hukum yang akan dijalani sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tandasnya.(*)
| Langaji Tenggelam di Wajo, Ditemukan Tewas di Bone |
|
|---|
| Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong Serahkan 3 Ekor Sapi Kurban untuk Warga Timusu |
|
|---|
| Kesal Motor Warga Dicuri, Polres Bone Pastikan Pencuri Tak Bisa Tidur Nyenyak |
|
|---|
| Asyik Bermain Murid SDN 15 Bukaka Bone Tertancap di Pagar Besi Sekolah |
|
|---|
| Harga Cabai dan Bawang Naik Jelang Idul Adha, Wabup Bone Pastikan Pasokan Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Potret-pelaku-pembun.jpg)