Polisi Periksa Kejiwaan Anak Bunuh Ibu Kandung di Bone
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 Wita, saat suami korban, Ramli, baru saja kembali ke rumah usai melaksanakan salat subuh di masjid.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Munawwarah Ahmad
Ringkasan Berita:
- Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.30 Wita, saat suami korban, Ramli, baru saja kembali ke rumah usai melaksanakan salat subuh di masjid.
- Kapolsek Bengo, Ipda Ira mengaku saat ini pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, mengumpulkan bahan keterangan dari para saksi, hingga mengamankan pelaku.
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Warga Dusun Gattungeng, Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, digegerkan peristiwa pembunuhan anak terhadap ibu kandungnya, Rabu (28/1/2026).
Korban bernama Nursidah (55), seorang ibu rumah tangga ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dengan sejumlah luka tusuk di beberapa bagian tubuh.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 Wita, saat suami korban, Ramli, baru saja kembali ke rumah usai melaksanakan salat subuh di masjid.
Saat tiba di rumah, Ramli mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan kondisi bersimbah darah.
“Korban ditemukan dengan luka tusuk pada bagian jari-jari tangan, dada kiri, dada kanan, perut, serta punggung sebelah kanan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji, saat ditemui di ruang kerjanya.
AKP Alvin Aji yang tampak mengenakan kemeja hitam dengan pin logo Reskrim di sebelah kanan dadanya menjelaskan, terduga pelaku dalam peristiwa tersebut adalah FR (26), yang tidak lain merupakan anak kandung korban.
“Pelaku telah kami amankan bersama barang bukti. Berdasarkan keterangan awal dan temuan di lapangan, pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan,” ujarnya.
Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya sejumlah obat generik yang dikonsumsi pelaku.
Obat tersebut dari Rumah Sakit Dadi Makassar, tempat pelaku sebelumnya menjalani perawatan.
Sementara Kapolsek Bengo, Ipda Ira mengaku saat ini pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, mengumpulkan bahan keterangan dari para saksi, hingga mengamankan pelaku.
"Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku, guna memastikan proses hukum yang akan dijalani sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tandasnya.
| Diduga Gelapkan Uang Petani, Kios Pupuk Subsidi di Bone Dibekukan |
|
|---|
| Dua Ketua NU di Sulsel Gagal Jadi Rektor, Menteri Agama Pilih Prof Darmawati dan Lukman Arake |
|
|---|
| Korban Banjir Bone Dapat Bantuan Rp500 Juta dari Anggota DPR Amar |
|
|---|
| Prof Nasaruddin Umar 'Ganti' Dua Rektor di Sulsel, Incumbent IAIN Parepare Kalah |
|
|---|
| Hati-hati Melintas, Jalan Nasional Maros-Bone di Hutan Karaenta Amblas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Potret-pelaku-pembun.jpg)