Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Natal dan Tahun Baru

GPIB Immanuel Bone Perindah Gereja Jelang Natal, Jemaat Didorong Lebih Peduli Sesama

GPIB Immanuel Bone tercatat memiliki 10 jemaat aktif, namun jumlah simpatisan cukup banyak dan rutin mengikuti kegiatan gereja.

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Wahdaniar
HARI NATAL - Suasana Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel Bone di Jalan Jendral Ahmad Yani, Senin (8/12/2025). PDT GPIB Immanuel, Mora Sihombing, mengatakan persiapan Natal tahun ini terbilang cukup menantang.  

Ringkasan Berita:
  • PDT GPIB Immanuel, Mora Sihombing, mengatakan persiapan Natal tahun ini terbilang cukup menantang.
  • Menurutnya, suasana menjelang Natal idealnya dipenuhi kebahagiaan, namun kenyataannya banyak peristiwa bencana alam terjadi di berbagai daerah.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Menjelang perayaan Natal 2025, Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel Bone mulai melakukan renovasi bangunan dan pemasangan dekorasi di area gereja. 

Tempat ibadah yang berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang itu tampak semakin semarak dengan ornamen khas Natal.

Pantauan Tribun-timur.com di lokasi, Senin (8/12/2025) bagian samping depan gereja tampak telah dipasangi pohon Natal.

Sementara pada pintu masuk gereja, dekorasi Natal tampak lebih lengkap. Terlihat gantungan ornamen rusa, tanaman sintetis, hingga rangkaian hiasan berwarna emas dan merah yang memberi kesan hangat saat jemaat memasuki area gereja.

PDT GPIB Immanuel, Mora Sihombing, mengatakan persiapan Natal tahun ini terbilang cukup menantang.

Menurutnya, suasana menjelang Natal idealnya dipenuhi kebahagiaan, namun kenyataannya banyak peristiwa bencana alam terjadi di berbagai daerah.

“Persiapan Natal tahun ini cukup menegangkan. Seharusnya kita menyambut dengan penuh sukacita, tetapi kita juga melihat banyak saudara-saudara kita yang tertimpa bencana alam,” ucapnya.

Baca juga: Jelang Natal, MSP Salurkan 200 Paket Sembako dan Pengobatan Gratis Makassar

Meski begitu, pihak gereja tetap berupaya memberikan suasana terbaik bagi jemaat dalam menyambut hari besar keagamaan tersebut.

Mora menjelaskan, persiapan gereja untuk ibadah pra-Natal pada 13 Desember sudah mencapai 80 persen. 

Ia menegaskan bahwa persiapan ibadah bukan hanya sebatas dekorasi atau kemeriahan.

 Ada pesan besar yang ingin disampaikan kepada jemaat mengenai makna Natal itu sendiri.

“Kesiapan kami untuk 25 Desember bukan hanya soal perayaan. Jemaat harus tahu bahwa Natal itu membawa sukacita, bukan hanya untuk warga Watampone, tetapi juga bagi semua orang di luar sana,” katanya.

Menurut Mora, perayaan Natal seharusnya juga menjadi momen menenangkan hati di tengah situasi sulit yang dialami banyak orang akibat bencana alam. 

Ia mengajak jemaat untuk menjadikan Natal sebagai momen refleksi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved