Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bupati Bone Apresiasi Aplikasi Teknodesa, Warga Luar Negeri Kini Bisa Urus Administrasi Desa Online

Andi Asman Sulaiman sempat melakukan video call bersama warga Desa Mallari yang kini tinggal di Malaysia, Makassar, dan Jakarta. 

|
Penulis: Wahdaniar | Editor: Ari Maryadi
ISTIMEWA
APLIKASI TEKNODESA - Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman berbincang dengan aparat Desa Mallari, Kecamatan Awangpone, Rabu (22/10/2025) sore.  

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, memberikan apresiasi tinggi terhadap penerapan aplikasi Teknodesa di Desa Mallari, Kecamatan Awangpone, Rabu (22/10/2025) sore. 

Inovasi digital ini dinilai mampu mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai administrasi kependudukan, bahkan dari luar negeri.

Dalam kunjungannya, Bupati Bone didampingi oleh Dandim 1407/Bone Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, Owner Teknodesa Risman Arung Bratawijaya, Kadis BKPSDM Edy Saputra Syam, Kepala Dinas Olahraga Andi Akbar, serta Camat Awangpone Andi Aidil.

Pantauan di lokasi, Bupati Bone sempat melakukan video call bersama warga Desa Mallari yang kini tinggal di Malaysia, Makassar, dan Jakarta. 

Warga tersebut mempraktikkan langsung pengurusan surat administrasi melalui aplikasi Teknodesa, seperti surat keterangan domisili dan dokumen kependudukan lainnya.

“Bagus ini, semua bisa dilakukan dengan cepat, bahkan dari luar negeri tidak perlu pulang. Bisa lewat aplikasi, selesai mi,” ujarnya. 

Menurutnya, kehadiran Teknodesa menjadi langkah nyata menuju digitalisasi pelayanan publik di tingkat desa.

“Kalau ada kepengurusan seperti ini, sangat cepat diurus. Bahkan dari luar negeri pun bisa mengurus juga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mallari, Andi Wahyuli, menyampaikan rasa syukurnya atas penerapan aplikasi tersebut.

“Dengan adanya Teknodesa, semua proses administrasi jauh lebih mudah dan efisien. Warga tidak lagi perlu datang ke kantor desa,” ujarnya.

Camat Awangpone, Andi Aidil, juga mengaku bangga atas inovasi ini.

“Alhamdulillah, Teknodesa sangat bermanfaat, terutama bagi warga yang berada di luar desa bahkan luar negeri. Tidak sampai lima menit, pelayanan sudah terkirim ke masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap aplikasi ini bisa diterapkan di seluruh desa di Kecamatan Awangpone.

“Karena selain hemat biaya, masyarakat tidak perlu ke kantor desa atau kecamatan. Semua bisa lewat aplikasi,”tandasnya.

Untuk diketahui, Teknodesa merupakan singkatan dari Teknologi Desa, sebuah aplikasi digital yang dirancang untuk memudahkan layanan administrasi di tingkat desa. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved