BRI
Dari Lulusan Bahasa Jerman ke Pengusaha Roti, Muh Nur Bangkit Berkat KUR BRI
Muh Nur (29) memilih jalan berbeda setelah menyelesaikan kuliahnya di Universitas Negeri Makassar (UNM).
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Muh Hasim Arfah
Dalam sekali produksi, mereka mampu menghasilkan sekitar 150 hingga 200 pieces roti.
Harga produknya pun bervariasi mulai Rp6 ribu hingga Rp35 ribu.
Nur kembali mengingat perjalanannya merintis usaha, dulu, ia sempat membuka outlet kecil di kawasan BTP, Makassar.
Namun ia merasa penjualan di outlet membutuhkan waktu perputaran yang lebih lama.
Karena itu ia mulai mencoba sistem penitipan produk di berbagai tempat.
“Carima’ lagi relasi untuk kutitip di kampus, awalnya itu di kampus UMI, baru UNM,” jelasnya pelan.
Permintaan yang semakin meningkat membuatnya mulai bekerja sama dengan sales untuk memasarkan produk secara berkeliling.
Kini, Muh Nur memilih fokus pada rumah produksi tanpa membuka toko khusus penjualan langsung.
Roti Q-ta kini banyak dipasarkan ke sekolah, koperasi pesantren hingga kampus.
Menurut Muh Nur, tantangan terbesar yang masih dihadapinya saat ini adalah soal manajemen usaha.
“Basicku bukan bisnis, jadi masih kurang sekali ilmuku dalam hal pemasaran sama manajemennya,” ujarnya.
Karena itu, ia juga aktif mengikuti program inkubator bisnis untuk memperdalam pengetahuan tentang pengelolaan usaha.
Di program tersebut, Muh Nur belajar mengenai manajemen sumber daya manusia, pemasaran hingga branding produk.
“Bersyukur sekali ka’ kemarin itu di inkubator programnya pemerintah,” katanya.
Saat ini, usaha roti yang dirintis dari masa sulit pandemi itu terus berkembang.
Muh Nur bahkan mulai menyusun rencana memperluas usahanya ke depan.
Ia ingin memiliki rumah produksi yang lebih besar sekaligus membuka outlet sendiri agar produksi dan penjualan bisa berjalan bersamaan.
“Kalau bisa juga ada cabang di Makassar, kemudian merambah ke daerah,” tutupnya. (*)
| Dirumahkan Saat Pandemi, Raodah Bangun Fifa Snack Hingga Tembus Toko Oleh-oleh |
|
|---|
| Usaha Roti Nur Fitriyani Tembus Program MBG, Produksi Naik Drastis setelah Dapat KUR BRI |
|
|---|
| Sejak Jadi Tentara Tahun 2005, Lettu Muhammad Jumali Setia Gunakan BRI untuk Semua Transaksi |
|
|---|
| Mahasiswa Rantau Terbantu Kehadiran Agen BRILink |
|
|---|
| Hardinianti dan Perjuangan Menghidupkan Warisan Markisa Keluarga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260522_berkembang-karena-bri_berkembang-karena-bri-2026.jpg)