Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pasar Modal di Sulsel Menguat, Investor Capai 525 Ribu per Desember 2025

Hingga akhir Desember 2025, jumlah investor tercatat 525.596 Single Investor Identification (SID).

Editor: Hasriyani Latif
Tribun-timur.com/Rudi Salam
PASAR MODAL - Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), Moch Muchlasin di Kantor OJK Sulselbar, Jl Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (14/4/2025). Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah investor di Sulawesi Selatan mencapai 525.596 SID pada Desember 2025. 

Ringkasan Berita:
  • Hingga Desember 2025, jumlah investor di Sulawesi Selatan mencapai 525.596 SID, tumbuh 31,23 persen (yoy) dibandingkan 400.517 SID pada 2024.
  • Investor saham dan reksa dana tumbuh signifikan.
  • Peningkatan minat investasi dipengaruhi edukasi pasar modal dari berbagai stakeholder.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Minat masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) terhadap investasi di pasar modal terus meningkat.

Hingga akhir Desember 2025, jumlah investor tercatat 525.596 Single Investor Identification (SID).

SID adalah identitas tunggal seorang investor untuk bertransaksi di pasar modal berupa kode yang diterbitkan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), angka tersebut tumbuh 31,23 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan posisi Desember 2024 yang tercatat 400.517 SID. 

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), Moch Muchlasin mengatakan pasar modal di Sulsel terus mengalami penguatan kinerja seiring dengan meningkatnya minat serta keterlibatan masyarakat dalam kegiatan investasi.

"Pada Desember 2023, jumlah SID masih berada di angka 318.684," ujarnya, baru-baru ini.

Dari sisi instrumen investasi, saham menjadi yang paling agresif pertumbuhannya.

Jumlah investor mencapai 180.427 SID pada 2025, naik 40,46 persen yoy dari 128.450 SID pada 2024. 

Sebelumnya, pada 2023 jumlah investor saham masih berada di angka 102.305 SID.

Peningkatan ini sejalan dengan nilai akumulasi transaksi saham hingga Desember 2025 yang mencapai Rp39,90 triliun year to date/ytd.

Baca juga: Properti Tak Lagi Jadi Pilihan Utama, Pengamat: Emas dan Saham Lebih Menjanjikan

Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulsel, Fahmin Amirullah mengatakan peningkatan investor pasar modal di Sulsel dipengaruhi beberapa hal.

Salah satunya edukasi masif dari dukungan seluruh stakeholder pasar modal.

Kemudian ditunjang dukungan perguruan tinggi melalui Galleri Investasi.

“Ini mendorong kesadaran masyarakat khususnya generasi muda untuk lebih melek keuangan dan mulai berinvestasi,” kata Fahmin. Berbagai kemudahan saat ini juga sangat mendukung masyarakat untuk berinvestasi.

Reksa Dana Makin Diminati

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved