Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Keselamatan Nomor 1, Asmo Sulsel Ajak Karyawan Prodia Disiplin Berkendara

Di tengah rutinitas kerja yang padat dan ritme aktivitas yang serba cepat, keselamatan berkendara kerap terabaikan. 

Editor: Hasriyani Latif
Dok Asmo Sulsel
SAFETY RIDING - Instruktur Safety Riding Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), Wanny edukasi safety riding bagi karyawan Prodia Makassar di Auditorium Prodia, Jl Boulevard, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (11/2/2026). Wanny menekankan pentingnya fokus saat berkendara. 

Ringkasan Berita:
  • Asmo Sulsel menggelar edukasi keselamatan berkendara bagi 30 karyawan Prodia Makassar.
  • Instruktur safety riding Wanny menegaskan sebagian besar kecelakaan dipicu faktor manusia.
  • Asmo Sulsel berharap budaya disiplin dan tanggung jawab di jalan raya dapat tumbuh di kalangan pekerja.

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tingginya mobilitas karyawan di perkotaan menuntut kewaspadaan ekstra di jalan raya. 

Di tengah rutinitas kerja yang padat dan ritme aktivitas yang serba cepat, keselamatan berkendara kerap terabaikan. 

Melihat hal itu, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menggelar edukasi safety riding bagi 30 karyawan Prodia Makassar di Auditorium Prodia, Jl Boulevard, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (11/2/2026).

Edukasi dipandu Instruktur Safety Riding Asmo Sulsel, Wanny

Wanny menekankan pentingnya fokus saat berkendara, terutama bagi pekerja dengan aktivitas padat yang kerap berpindah tempat dalam kesehariannya.

Menurut Wanny, sebagian besar kecelakaan lalu lintas dipicu faktor manusia. 

Sejumlah kebiasaan yang sering dianggap sepele namun berpotensi fatal, seperti bermain handphone saat berkendara, tidak memperhatikan kondisi sekitar, hingga lupa atau enggan menggunakan lampu sein saat akan berbelok atau berpindah jalur. 

Baca juga: Spesial HPN, Asmo Sulsel Beri Layanan Servis Gratis bagi Jurnalis Makassar dan Kendari

Selain itu, kondisi tubuh yang tidak prima juga menjadi faktor risiko yang kerap diabaikan.

“Banyak kecelakaan bukan terjadi karena kendaraan rusak, tetapi karena pengendaranya kehilangan fokus," kata Wanny di Makassar, Kamis (12/2/2026). 

Menggunakan handphone beberapa detik saja bisa membuat kita lengah. 

Begitu juga ketika badan sedang lelah atau tidak fit, respons kita di jalan akan melambat. 

"Di sinilah pentingnya kesadaran penuh saat berkendara," ujar Wanny.

Ia juga menegaskan berkendara bukan sekadar aktivitas berpindah tempat, melainkan tanggung jawab terhadap diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. 

Kesadaran untuk selalu waspada, membaca situasi lalu lintas, serta memberi isyarat yang jelas melalui lampu sein menjadi bagian dari etika berkendara yang harus dibangun secara konsisten.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved