Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penjualan Antena UHF di Barru Masih Lesu Jelang Piala Dunia 2026

Pantauan di beberapa toko elektronik di Kecamatan Barru, Minggu (7/6/2026), aktivitas penjualan antena UHF

Tayang:
Penulis: Segitarius | Editor: Imam Wahyudi
Tribun-timur.com/Segitarius
SEPI PEMINAT - Suasana sebuah toko elektronik jual antena UHF di Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Minggu (7/6/2026). Demam Piala Dunia 2026 belum berdampak signifikan terhadap penjualan antena Ultra High Frequency (UHF) di Kabupaten Barru. 

Sejak pemerintah menghentikan siaran televisi analog atau Analog Switch Off (ASO) secara bertahap dan beralih ke sistem digital, kualitas penerimaan siaran televisi menjadi lebih baik dengan gambar yang lebih jernih dan suara yang lebih stabil.

Namun, televisi tetap memerlukan antena UHF yang berfungsi dengan baik untuk menangkap sinyal digital.

Bagi televisi keluaran lama yang belum mendukung teknologi digital, masyarakat harus menggunakan perangkat tambahan berupa set top box (STB) agar dapat menerima siaran digital.

TVRI Siarkan Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 dipastikan dapat disaksikan masyarakat Indonesia melalui siaran televisi nasional.

Pemerintah melalui TVRI menyiarkan pertandingan tertentu secara gratis melalui jaringan televisi digital terestrial.

Karena menggunakan sistem penyiaran digital, kualitas penerimaan siaran sangat dipengaruhi oleh kondisi antena dan cakupan sinyal di masing-masing wilayah.

Oleh sebab itu, menjelang turnamen besar seperti Piala Dunia, biasanya terjadi peningkatan permintaan antena UHF maupun perangkat pendukung televisi digital.

TVRI juga menerapkan ketentuan hak siar yang berlaku secara internasional.

Siaran pertandingan hanya dapat ditayangkan melalui platform resmi yang telah memperoleh lisensi, sehingga masyarakat diimbau menonton melalui saluran resmi untuk menghormati hak kekayaan intelektual penyelenggara.

Piala Dunia Terbesar

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi ke-23 turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

Untuk pertama kalinya, kompetisi ini digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Turnamen tersebut juga mencatat sejarah baru dengan melibatkan 48 negara peserta, meningkat dari 32 tim pada edisi sebelumnya.

Total akan ada 104 pertandingan yang berlangsung selama sekitar enam pekan.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved