Rincian Pembangunan di Luwu Raya, Ruas Jalan dan Irigasi
Sementara daerah Palopo, Pantilang-Bonglo-Batusitanduk Kota Palopo tahun 2026 sebesar Rp13.270.400.000 rehabilitasi 2 kilometer.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan bakal menggelontorkan paket ke-6 program perbaikan jalan untuk wilayah Luwu Raya.
Paket ini akan melengkapi lima paket multiyears yang sudah berjalan sejak awal 2025.
Sekretaris Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (BPW KKLR) Sulsel, Asri Tadda pun menanggapi rencana tersebut.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan paket ke-6 akan difokuskan pada titik-titik jalan yang membutuhkan perencanaan khusus.
“Tahun ini lima paket sudah diluncurkan. Paket ke-6 akan kita realisasikan untuk menuntaskan titik yang belum tertangani. Saat ini masih proses, dan kita punya alokasi dana yang bisa digunakan,” ujarnya saat rapat paripurna di DPRD Sulsel, Jumat (15/8/2025).
Program ini sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Asta Cita.
Salah satunya menargetkan swasembada pangan.
Rincian Lima Paket Multiyears 2025 diantaranya mencakup:
Paket 1: Jl Hertasning–Jl Aroepala (Makassar), Jl Tun Abdul Razak–Jl HM Yasin Limpo (Gowa), poros Bili-Bili–Malino, Malino–Tondong (Sinjai), hingga Tanete–Tana Beru (Bulukumba).
Paket 2 (Rp300 miliar): Takalar–Gowa, meliputi Barombong, Panciro, Galesong, Pattallassang, Malakaji, Jeneponto, dan Sapaya.
Paket 3 (Rp500 miliar): Wilayah Sidrap, Pinrang, dan Soppeng.
Paket 4 (Rp600 miliar): Ruas Pekkae–Takkalalla (Barru–Wajo), Wajo–Salo Peneki–Cabbengnge, dan sekitar Anabanua.
Paket 5 (Rp500 miliar): Bone, meliputi ujung Lamuru–Palattae–Tana Batue–Sanrego (arah Sinjai), ujung Lamuru–Takkalalla, dan Pangkep–Parigi.
DPRD Sulsel Pastikan Luwu Raya Tak Dianaktirikan
Anggota DPRD Sulsel dari Dapil XI, Rusli Sunali, menegaskan Gubernur Sulsel tetap memberi porsi pembangunan untuk Luwu Raya.
| Tokoh Luwu Raya Kritisi Pengelola Buka Puasa di Masjid Istiqlal, Buhari KM: Banyak Tak Dapat Takjil |
|
|---|
| Alasan Komisi II DPR RI Dorong DOB Luwu Raya |
|
|---|
| Taufan Pawe Ngaku Sudah Bahas Provinsi Luwu Raya Sejak Jadi Wali Kota Parepare |
|
|---|
| Syarat Provinsi Belum Cukup, Taufan Pawe Usul Pembentukan Kabupaten Baru di Luwu Raya |
|
|---|
| Ketua Komisi II DPR RI Minta Kajian DOB Luwu Raya Dibuat Lebih Objektif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Asri-Tadda-lUWU-RAYA.jpg)