BI Rate Turun ke 5 Persen, Kadin: Angin Segar Dunia Usaha dan Ekonomi Rakyat
Andi Iwan menilai langkah ini akan menjadi stimulus penting bagi pertumbuhan ekonomi khususnya di daerah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Keputusan Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin ke level 5 persen disambut positif dunia usaha.
Ketua Kadin Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras, menilai langkah ini akan menjadi stimulus penting bagi pertumbuhan ekonomi, khususnya di daerah.
“Penurunan BI rate ini adalah angin segar bagi pelaku usaha. Biaya kredit akan lebih murah, sehingga investasi dan konsumsi bisa bergerak lebih cepat. Dunia usaha di Sulawesi Selatan tentu sangat terbantu,” ujar Andi Iwan Sabtu (23/8/2025).
Menurutnya, sektor-sektor strategis seperti properti, konstruksi, ritel, dan UMKM akan merasakan dampak paling cepat dari kebijakan ini.
Kredit pemilikan rumah (KPR), modal kerja, hingga pembiayaan investasi akan lebih terjangkau, sehingga bisa memacu perputaran ekonomi di daerah.
Selain itu, lanjut Andi Iwan, penurunan suku bunga juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraannya di MPR, Jumat (15/8/2025).
Program-program seperti penguatan koperasi, hilirisasi industri, dan energi hijau membutuhkan dukungan pembiayaan yang murah dan mudah diakses.
“Kebijakan BI ini sangat mendukung agenda Presiden Prabowo. Koperasi dan UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Pancasila akan lebih mudah berkembang dengan akses bunga rendah,” kata Andi Iwan.
Baca juga: BRI Makassar Sambut Positif Penurunan BI Rate, UMKM Dinilai Akan Lebih Leluasa
Namun demikian, Andi Iwan juga mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap risiko pelemahan rupiah dan potensi inflasi.
“Stabilitas nilai tukar dan harga pangan harus tetap dijaga agar manfaat pemangkasan suku bunga benar-benar dirasakan masyarakat luas,” tegasnya.
Ia menambahkan, Kadin Sulsel siap mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan momentum ini dengan menggenjot investasi di sektor produktif dan memperluas lapangan kerja.
“Ini kesempatan kita untuk menjaga Sulsel sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Andi Iwan.
Baca juga: Ekonom Prof Marsuki Sebut Penurunan BI Rate Bakal Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Sebagai informasi, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI rate) sebesar 25 basis poin ke level 5 persen.
Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur BI yang berlangsung pada 19-20 Agustus 2025.
Dengan keputusan tersebut, suku bunga deposit facility turun 25 bps ke angka 4,25 persen dan lending facility turun 25 bps ke level 5,75 persen.
| Kadin Sulsel Optimis Ekonomi 2026 Lebih Baik dari 2025 |
|
|---|
| Satriya Madjid Optimistis Ekonomi Sulsel 2026 Tumbuh Lebih Baik |
|
|---|
| Andi Iwan Dorong Mitigasi Banjir dan Rehabilitasi Hutan Pasca Bencana Sumatera |
|
|---|
| 2 Jalan Nasional di Bone dan 3 Titik Inpres Jalan Daerah Akhirnya Diperbaiki |
|
|---|
| Kadin Nilai Kenaikan UMP Sulsel 2026 Proporsional, Jaga Daya Beli dan Keberlanjutan Usaha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250823-Andi-Iwan-Darmawan-Aras.jpg)