TNI AL
Jenderal Asal Makassar Brigjen Wahyudi Ditarik ke Mabes, Jabat Skomlek Korps Marinir
Mantan Komandan Pangkalan Militer VI Makassar, Brigjen (Mar), Wahyudi Latief ditarik ke markas Korps Marinir TNI AL.
TRIBUN-TIMUR.COM- Mantan Komandan Pangkalan TNI AL (Danlantamal IV Makassar), Brigjen Wahyudi Latief ditarik ke markas Korps Marinir TNI AL.
Ia kini menjabat sebagai Asisten Komunikasi dan Elektronika Panglima Korps Marinir.
Askomlek Dankormar bertanggung jawab atas pembinaan dan penyelenggaraan sistem komunikasi dan elektronika di lingkungan Korps Marinir, termasuk perencanaan, pengadaan, perawatan, dan pengoperasian peralatan komunikasi dan elektronika.
Hal ini berdasarkan formulir berita dari KASAL bernomor 076/MIN/0825 tertanggal 19 Agustus 2025.
Jenderal Asal Makassar itu resmi berpamitan kepada jajaran prajurit dan PNS TNI AL menjelang berakhirnya masa jabatannya.
Momen perpisahan itu dikemas dalam Exit Briefing di Lapangan Arafuru Mako Lantamal VI, Rabu (13/8/2025).
Kegiatan dihadiri para pejabat utama, perwira staf, prajurit, dan PNS TNI AL.
Dalam sambutannya, Brigjen Wahyudi Latief menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih atas kebersamaan yang terjalin selama masa kepemimpinannya.
Baca juga: Jenderal Asal Makassar Brigjen Wahyudi Latief Pamit Tinggalkan Sulsel
“Perjalanan selama menjabat sebagai Danlantamal VI Makassar merupakan kehormatan besar bagi saya. Kita telah bersama-sama menjalankan tugas dan menghadapi tantangan dengan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Saya percaya transisi ke Kodaeral VI akan membawa TNI AL semakin profesional, modern, dan tangguh di wilayah timur Indonesia,” ujarnya.
Perubahan status Lantamal VI menjadi Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI merupakan kebijakan strategis TNI AL yang memberi kewenangan komando lebih luas dalam pembinaan dan operasional pertahanan laut.
Dalam masa kepemimpinannya, Brigjen Wahyudi tercatat mendorong pembinaan personel, peningkatan fasilitas pangkalan, hingga memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Tongkat komando kini beralih kepada Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, putra kelahiran Selayar dan alumnus AAL Angkatan XXXVIII/1992.
Sebelumnya, ia menjabat Deputi Operasi dan Latihan (Opslat) Bakamla RI serta Wakil Komandan Kodiklatal TNI AL.
Pengukuhan Laksda Andi Abdul Aziz sebagai Komandan Kodaeral VI dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Bandung, Minggu (10/8/2025), seiring perubahan nomenklatur Lantamal menjadi Kodaeral dan kenaikan pangkat komandan dari bintang satu menjadi bintang dua.
Kodaeral VI Makassar kini berada di bawah Komando Armada RI (Koarmada) dengan peran strategis mengamankan perairan Sulawesi Selatan dan wilayah sekitarnya.
Danlantamal IV Makassar
Brigjen Wahyudi Latief
Korps Marinir
Jenderal Asal Makassar
Andi Abdul Aziz
| Sosok Laksma TNI Arif Badrudin Tanya Gibran Berujung Viral, Ex Wagub AAL-Doktor AI |
|
|---|
| 3 Kali Beruntun, Lantamal VI atau Kodaeral VI Dipimpin Prajurit Sulsel |
|
|---|
| Aksi Heroik Prajurit Lantamal VI Makassar KLS Zulkifli Loncat ke Laut Selamatkan Nelayan |
|
|---|
| Ingat Anggota TNI Penembak Bos Rental? Dulu Berani Membunuh Kini Menangis Minta Hukuman Diringankan |
|
|---|
| Prajurit Petarung Marinir Berjuang Selamatkan Anak-anak di Tengah Banjir Bandang Bekasi-Jakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250814_PRAJURIT-SULSEL_prajurit-sulsel-2025.jpg)