Akmil 2000
Sosok Richard Arnold Y Sangari Pecah Bintang, Letting AHY Pimpin Grup 6 Kopassus
Richard Arnold Y Sangari alumnus Akmil 2000 promosi jabatan sebagai Komandan Grup (Dangrup) 6 Kopassus
Ia pernah memimpin Kodim 1701/Jayapura pada 2021–2023, yang membawahi wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom.
Setelah itu, ia dipercaya sebagai Kasubditbinperslog Sridum Pusterad sebelum akhirnya menjabat Asintel Kasdam XVII/Cenderawasih pada Februari 2025.
Sementara itu, Nashrul Fathurrohman juga memiliki rekam jejak mentereng di Kopassus, termasuk memimpin Satuan 81 Penanggulangan Terorisme pada 2022–2023 sebelum menjabat Dangrup 1 Kopassus.
Kopassus Jadi 6 Grup
Komando Pasukan Khusus (Kopassus), pasukan elit milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) telah mencatat sejarah panjang sejak dibentuk pada tahun 1952.
Kopassus dikenal dengan julukan Pasukan Baret Merah karena identitas khas mereka yang mengenakan baret merah.
Baret merah menjadi simbol keberanian dan semangat juang, serta identitas utama Kopassus.
Baret merah pada Kopassus juga melambangkan semangat laksana api yang membara, mencerminkan keterampilan prajurit komando.
Selain itu, Kopassus juga dijuluki Hantu Rimba karena kemampuan bertahan dan gerak cepatnya di medan hutan.
Kopassus memiliki tugas pada ranah Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Tugas OMP Kopassus antara lain direct action atau serangan langsung, untuk menghancurkan instalasi vital dan logistik musuh, Combat SAR, Anti Teror, hingga Advance Combat Intelligence (Operasi Intelijen Khusus).
Sementara pada OMSP, Kopassus juga bertugas pada Humanitarian Assistance (bantuan kemanusiaan), AIRSO (Operasi Anti Insurjensi, Separatisme dan Pemberontakan), perbantuan terhadap Kepolisian Republik Indonesia (sesuai permintaan perbantuan), SAR Khusus serta Pengamanan VVIP.
Pada bulan Juli 1950, Timbul pemberontakan di Maluku oleh kelompok yang menamakan dirinya RMS Republik Maluku Selatan (RMS).
Pimpinan Angkatan Perang RI saat itu segera mengerahkan pasukan untuk menumpas gerakan separatis tersebut.
Operasi ini dipimpin langsung oleh Panglima Tentara Teritorium III Kolonel A.E. Kawilarang, sedangkan sebagai komandan operasinya ditunjuk Letkol Slamet Riyadi.
| Kehebatan Brigjen Irfan Amir Jenderal Asal Makassar Karier Moncer di TNI |
|
|---|
| Karier Cepat Brigjen TNI Ryo Neswan, 2021 Letkol, 2022 Kolonel, 2025 Pecah Bintang |
|
|---|
| Profil Brigjen Irfan Amir Putra Jeneponto Sulsel Pecah Bintang di TNI |
|
|---|
| Sosok Rico Ricardo Sirait Letting AHY Pecah Bintang di Kemenhan |
|
|---|
| 5 Letting AHY Pecah Bintang, Terbaru Brigjen Daru Cahyadi Soeprapto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250812-Kolonel-Inf-Richard-Arnold-Y-Sangari.jpg)