Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Akpol 1993

Sosok Kapolda Tersingkat Junior Kapolri, Jenderal Bintang 2 Alumni Akpol 1993 Hanya 4 Hari Menjabat

Irjen Teddy Minahasa Putra tercatat sebagai Kapolda tersingkat. Teddy Minahasa alumni Akpol 1993, junior Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Tayang:
Editor: Sakinah Sudin
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
KAPOLDA TERSINGKAT - Terdakwa kasus peredaran narkotika jenis sabu Irjen Teddy Minahasa menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, beberapa tahun lalu. Teddy Minahasa batal dilantik jadi Kapolda Jawa Timur akibat terjerat kasus penukaran barang bukti sabu di wilayah Bukittinggi dan jaringan peredaran gelap narkoba. 

"Tersangka menginstruksikan kepada AKBP DP untuk menyembunyikan sabu seberat 41,4 kilogram yang disita Dit Narkoba Bukittinggi, dengan cara menggantinya dengan tawas seberat 5 kilogram, kemudian menyerahkan sabu tersebut kepada oknum yang berinisial LP untuk penjualan." Kata Karopenmas, dikutip Tribun-Timur.com.

Teddy Minahasa dinyatakan bersalah atas beberapa pelanggaran etik dalam kasus penyalahgunaan narkotika. Sidang etik melibatkan 13 saksi dan satu saksi ahli.

Ketua Tim KKEP adalah Komjen Wahyu Widada, Kabid Intelijen dan Keamanan. Sedangkan Wakil Ketua Tim KKEP adalah Irjen Tornagogo dari Divisi Dalam Negeri.

Anggota Tim KKEP lainnya antara lain Irjen Syahardiantono, Kabid Profesionalisme dan Pengamanan Polri; Irjen Asep Edi Suheri, Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal; dan Inspektur Jenderal Rudolf Alberth Rodja, Kepala Analis Kebijakan Divisi Pemeliharaan Keamanan.

Teddy diketahui telah divonis penjara seumur hidup oleh pengadilan, karena terbukti bersalah menawarkan untuk menjual, menjual, bertindak sebagai perantara dalam jual beli, menukar, dan menyerahkan Narkotika Golongan I, bukan tanaman. asal, beratnya lebih dari lima gram.

Teddy dinyatakan bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 55 ayat (1) angka 1 KUHP.

Tindak pidana itu juga melibatkan AKBP Dody Prawiranegara, Linda Pujiastuti, Kompol Kasranto, Aiptu Janto Parluhutan Situmorang, Muhammad Nasir, dan Syamsul Maarif.

Harta Kekayaan Irjen Teddy Minahasa

Dikutip dari Kompas.com, Irjen Teddy Minahasa memiliki harta kekayaan Rp 29.974.417.203 atau sekitar Rp 29.9 miliar.

Hal itu tercatat dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang Irjen Teddy laporkan ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) pada 26 Maret 2022.

Saat itu Irjen Teddy masih menjadi Kapolda Sumatera Barat.

Irjen Teddy memiliki 53 bidang tanah dan bangunan yang berada di Pasuruan dan Malang senilai Rp 25.813.200.00.

Ada juga harta bergerak senilai Rp 500.000.000, kas Rp 1.523.717.203, dan surat berharga Rp 62.500.000.

Selain itu, ia memiliki empat kendaraan dengan total Rp 2.075.000.000.

Keempat kendaraan itu adalah mobil Jeep Wrangler tahun 2016, Toyota FJ 55 tahun 1970, Toyota Land Cruiser HDJ 80R tahun 1996, dan motor Harley Davidson Solo tahun 2014.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved