Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mengenal PWI-LS Ormas Islam Bentrok Massa FPI di Pengajian Rizieq Shihab Pemalang

PWI-LS jadi perhatian setelah disebut bentrok mantan Front Persatuan Islam (FPI) di pengajian Rizieq Shihab.

Tayang:
Editor: Ansar
TribunBanyumas
PWI-LS - Ketum PWI Laskar Sabilillah Gus Abbas Buntet bersama anggotanya. PWI-LS jadi perhatian setelah disebut bentrok mantan Front Persatuan Islam (FPI) di pengajian Habib Rizieq Shihab di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (23/7/2025) malam. 

Meski tidak berada secara struktural di bawah Nahdlatul Ulama (NU), PWI-LS lahir dari rahim komunitas Nahdliyin.

Dikenal aktif dalam kegiatan keagamaan, pengajian akbar, dakwah damai, dan pendampingan terhadap kiai lokal di berbagai daerah.

Mereka ingin membentuk wadah yang:

Meneruskan perjuangan Walisongo—sembilan tokoh utama penyebar Islam di Jawa.

Mengawal dakwah Islam moderat yang ramah terhadap budaya lokal.

Melindungi para ulama pewaris tradisi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).
 
Tokoh Pendiri Utama:

KH Abbas Billy Yachsy, seorang kiai kharismatik dan pimpinan Pondok Pesantren Buntet Cirebon.

Ia dikenal sebagai tokoh yang konsisten menjaga tradisi keislaman khas Nahdlatul Ulama.

Ia dipercaya sebagai Ketua Umum pertama PWI-LS sejak awal berdirinya.
 
Pada tahun 2023–2024, gerakan ini mulai menyusun struktur nasional dan mengadakan konsolidasi.

Resmi diluncurkan secara nasional melalui gelaran Mukernas (Musyawarah Kerja Nasional) ke-1 di Islamic Center Kota Bekasi, pada 7–8 Maret 2024.
 
Visi dan Misi:

Menjadi garda terdepan dalam melawan radikalisme dan paham keagamaan yang dianggap menyimpang dari jalan Walisongo.

Menargetkan 1 juta anggota dalam 2 tahun, sebagai kekuatan sosial untuk menegakkan dakwah damai dan nasionalis-religius.

Melibatkan para santri, kiai kampung, dan tokoh NU kultural dalam struktur organisasinya. (*)
 


Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved