PSI
PSI Jadi Partai Keempat Rahmansyah Setelah PDK, Golkar, dan Perindo
Mantan Wakil Ketua DPRD Gowa Rahmansyah kini pindah ke PSI, partai keempat selama karier politiknya.
Ia menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak 25 Januari 2010.
Sebelumnya ia menjabat sebagai Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara pada Kabinet Persatuan Nasional dan anggota DPR–RI F–BPD periode 2004–2009
Partai Golkar
Pada tahun 2014 lalu, Rahmansyah bergabung ke partai Golkar.
Ia pun terpilih melalui DPRD Sulawesi Selatan.
Ia meraih kursi ketiga di Partai Golkar dengan perolehan 21.849 suara.
Namun, dia mengundurkan diri di Partai Golkar karena masalah konflik internal.
Ia tergabung dalam gerbong Syahrul Yasin Limpo saat konflik Nurdin Halid 2016 lalu.
Setelah berhenti dari Golkar, Rahmansyah menjadi salah satu tim inti pemenangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Muzakkar.
Padahal, mereka adalah kompetitor dari Nurdin Halid-Andi sudirman Sulaiman pada pemilihan gubernur Sulsel 2018 lalu.
Perindo
Rahmansyah secara mengejutkan bergabung ke Partai Perindo pada Pemilu 2019 lalu.
Ia bertarung di DPR RI dapil Sulsel I.
Saat itu, ia meraih 19.525 suara, suara kedua setelah Indira Jusuf Ismail yang meraih 27.900 suara.
Namun, sayang Perindo tak lolos pemilu 2019 lalu.
Partai bentukan Har Tanoe ini 3.738.320 suara sah, yang setara dengan 2,67 persen dari total suara nasional.
| PSI Diprediksi Rebut Kursi DPRD Sulsel Jika Rusdi Masse Gabung |
|
|---|
| Kaesang Pangarep Bakal ke Makassar, Umumkan Rusdi Masse Gabung PSI? |
|
|---|
| Rusdi Masse Hijrah dari Nasdem ke PSI? Pengamat: Kepindahan Tokoh Akan Berdampak |
|
|---|
| PSI Sulsel Buka Pintu Lebar untuk Rusdi Masse, Indira: Strategi Politiknya Jadi Rujukan Kami |
|
|---|
| Makassar Kembali Jadi Panggung Politik Nasional, Seluruh Kader PSI Bakal Kumpul Akhir Januari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250721_KARIER-RAHMANSYAH_Rahmansyah-pindah-partai-2025.jpg)