Bus Trans Sulsel
Disubsidi Uang Rakyat Rp16 Miliar, Bus Trans Sulsel Sudah Mogok
Pemerintah Sulsel kembali mengadakan angkutan bus di Sulawesi Selatan dengan nama baru Trans Sulsel.
“Sistem baru ini tidak menggantikan Teman Bus, tetap berjalan hingga kontraknya selesai tahun 2026,” jelasnya.
Pendanaan subsidi dijelaskan Erwin menjangkau sekitar Rp16 miliar untuk operasional awal.
Ia berharap, Trans Sulsel menjadi fondasi transportasi publik modern dan terjangkau.
Bus Mogok
Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat lonjakan jumlah penumpang hingga melebihi kapasitas normal, bahkan menyebabkan kerusakan pada sejumlah armada.
Hal itu diungkap oleh Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Andi Erwin Terwo, usai melaunching dua koridor Trans-Sulsel di Kawasan Center Point Of Indonesia, Kota Makassar, Senin (14/7/2025).
Ia mengatakan, selama masa uji coba selama satu pekan terakhir, antusiasme warga yang menggunakan layanan Trans-Sulsel sangat tinggi.
Akibatnya, terjadi over kapasitas hingga 200 persen dalam satu armada.
“Dalam beberapa hari terakhir, terjadi lonjakan penumpang hingga 200 persen. Bus yang seharusnya mengangkut 19 hingga 25 orang, justru diisi hingga 40 sampai 60 orang,” katanya.
Akibat beban berlebih ini, empat unit bus mengalami kerusakan, terutama pada bagian per kendaraan yang patah.
Kondisi ini membuat pemerintah mempertimbangkan berbagai langkah penyesuaian, termasuk kemungkinan meninjau kembali regulasi terkait sistem perhitungan pendapatan berbasis kinerja atau skema Buy The Service (BTS).
Saat ini, dua koridor Trans-Sulsel sudah beroperasi dengan jumlah armada sebanyak 27 bus.
Sementara itu, satu koridor tambahan, yaitu Koridor 3, masih belum dijalankan karena hasil uji coba sebelumnya menunjukkan load factor yang rendah serta kondisi jalur yang sempit dan rawan gangguan operasional.
Sementara itu, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, megatakan jika pemerintah menyadari tantangan dalam menjaga keberlanjutan layanan transportasi publik seperti Trans-Sulsel.
“Model seperti ini sudah beberapa kali dijalankan, termasuk Trans Mamminasata dan Teman Bus. Umumnya, saat layanan gratis, masyarakat ramai, tapi begitu mulai berbayar, pengguna turun drastis,” katanya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.