Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kebakaran di Jeneponto

3 Rumah Terbakar di Balang Toa Jeneponto, Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik

Kapolsek Binamu, AKP Sukhardi menerima laporan kebakaran ini sekitar pukul 18.20 Wita.

Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM/Muh Agung Putra Pratama
KEBAKARAN RUMAH - Suasana Pasca Kebakaran di Lingkungan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (9/7/2025) malam. Kebakaran ini menghanguskan tiga unit rumah. 

 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Musibah kebakaran melanda pemukiman warga di Lingkungan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (9/7/2025) malam.

Peristiwa tersebut terjadi setelah salat maghrib dan menghanguskan tiga unit rumah.

Pantauan Tribun-Timur.com, dua rumah ludes tak tersisa.

Satu diantaranya terbakar sebagian dan hanya menyisakan bagunan teras.

Kapolsek Binamu, AKP Sukhardi menerima laporan kebakaran ini sekitar pukul 18.20 Wita.

"Setelah mendengar kabar itu saya kumpulkan personel kemudian datang di tempat ini dan benar ada kejadian kebakaran," kata AKP Sukhardi di lokasi.

Ketiga pemilik rumah adalah Sarintang, Tabali dan Molla.

Namun satu rumah diantaranya dalam keadaan kosong. 

Baca juga: Kronologi Kebakaran di Pasar Kading Bone, 5 Kios Ludes Dilahap Api

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun Polisi akan melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.

"Tentunya kami dari Polsek masih melakukan pendalaman dalam hal ini penyelidikan,"

Sementara itu, cucu Tabali bernama Asiz menyebutkan, api pertama kali muncul dari rumah Sarintang.

Kemudian merembet ke rumah neneknya yang berada di depan.

"Ada yang bilang karena meteran listrik yang korslet dari rumah Sarintang lalu terbakar, kemudian menyebar ke rumah nenek saya lalu menjalar ke rumah Molla," jelas Asiz.

Selain rumah, satu unit kendaraan bermotor ikut ludes.

"Satu sepeda motor jenis honda revo," tambahnya.

Dinas Damkar Jeneponto yang menerjunkan dua armada baru berhasil memadamkan api dua jam kemudian.

Akibat musibah ini, kerugian materil dialami ketiga korban ditaksir mencapai Rp350 juta.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved