Pemkot Makassar
Jatah Preman Parkir Terhapus di Makassar, Bayar Wajib Lewat QRIS
Mulai Agustus 2025, bayar parkir di Makassar pakai QRIS. Jukir pakai rompi kuning, tak ada lagi pungutan tunai dan jatah preman.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pembayaran parkir non tunai menggunakan QRIS di Kota Makassar akan mulai diberlakukan pada Agustus 2025.
Jalan Somba Opu dan Jalan WR Supratman, Kecamatan Ujung Pandang, ditetapkan sebagai lokasi uji coba sistem ini.
Humas Perumda Parkir Makassar Raya, Asrul B, menyampaikan bahwa terdapat 27 titik parkir resmi yang dikelola pihaknya di kawasan tersebut.
Pada pelaksanaannya nanti, juru parkir akan menggunakan rompi kuning sebagai pembeda dari sebelumnya yang berwarna oranye.
Mereka juga akan dilengkapi barcode QRIS untuk proses pembayaran.
“Konsepnya, jukir kita lengkapi barcode. Masyarakat tinggal melakukan pembayaran dengan scan, setelah itu memperlihatkan bukti pembayaran ke jukir. Tidak ada lagi pembayaran atau pungutan secara tunai di lapangan,” ujar Asrul kepada Tribun-Timur.com saat ditemui di Kantor Perumda Parkir, Jalan Hati Mulia, Kelurahan Mattoanging, Kecamatan Mariso, Senin (7/7/2025).
Penerapan sistem ini akan diawasi oleh petugas pengawas, di mana satu pengawas akan memantau beberapa jukir demi memastikan kelancaran implementasi.
Sebelum resmi diterapkan, para jukir akan dilatih agar memahami prosedur pelayanan dan penggunaan barcode, serta memastikan pembayaran dilakukan dengan benar.
Barcode resmi akan menampilkan nama jukir yang bertugas serta logo Perumda Parkir Makassar Raya.
Asrul mengimbau masyarakat berhati-hati dan memastikan barcode yang dipindai adalah barcode resmi.
“Kita sudah antisipasi ini. Barcode resmi ada logo PD Parkir. Kalau diarahkan ke barcode pribadi, itu harus dipertanyakan,” tegasnya.
Asrul juga mengingatkan masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan kejanggalan. Semua jukir resmi akan mengenakan rompi kuning dan identitas lengkap.
“Masyarakat bisa identifikasi dengan melihat rompi kuning serta tanda pengenal atau barcode yang digunakan dalam transaksi,” paparnya.
Salah satu warga Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, Rahmawati, menyambut baik sistem ini.
Ia menilai pembayaran parkir non tunai akan memudahkan masyarakat.
| May Day 2026, Wali Kota Makassar Usulkan Dialog Bulanan Atasi Persoalan Ketenagakerjaan |
|
|---|
| Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Wali Kota Munafri Kerahkan Tim ATS Jemput Siswa Kembali Sekolah |
|
|---|
| Urban Farming Makassar Disiapkan Suplai SPPG MBG, Wali Kota Munafri Tinjau Lokasi Panen Warga |
|
|---|
| Pemkot Makassar-BPBD Siaga El Nino Godzilla, Antisipasi Kekeringan Ekstrem |
|
|---|
| Bidik Konsep Blok M Jakarta, Munafri Arifuddin Siapkan Wajah Baru Pasar Sentral Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-07-07-ALI-RASYID.jpg)