Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ibu Muda di Makassar Tega Bunuh Bayinya yang Masih Berusia 2 Bulan

Informasi yang diperoleh, sang ibu muda menghabisi nyawa bayinya yang berjenis kelamin laki-laki, menggunakan toples.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
Tribun-Timur.com/Muslimin Emba
PEMBUNUHAN BAYI - Saat N (25) ibu muda diduga habisi nyawa bayinya diamankan personel Polsek Panakkukang di loby RS Ibnu Sina, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sabtu (5/7/2024). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang ibu muda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tega menghabisi nyawa bayinya yang masih berusia dua bulan.

Informasi yang diperoleh, sang ibu muda menghabisi nyawa bayinya yang berjenis kelamin laki-laki, menggunakan toples.

Sang bayi sempat dilarikan RS Ibnu Sina Makassar, untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, takdir berkata lain. Bayi berjenis kelamin laki-laki itu dinyatakan meninggal dunia.

Dalam foto yang diterima, ibu muda itu tampak terus menangisi bayinya sudah terbujur kaku.

Ketua Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Pampang, Haris mengatakan kejadiannya, Jumat (4/7/2025) sekitar Pukul 20.00 WITA.

"Kejadiannya di Pampang 2 Lorong 5 Kelurahan Pampang Kecamatan Panakkukang," ucap Haris ditemui wartawan di RS Ibnu Sina Makassar.

Baca juga: Film Karunrung 1995 Tayang di Bioskop 10 Juli, Angkat Kisah Nyata Pembunuhan Sekeluarga di Makassar

Kapolsek Panakkukang AKP Aris Satrio yang tiba di RS Ibnu Sina mengatakan, akan menyelidiki kasus itu.

Ia mengaku akan menggali keterangan ibu korban ihwal kejadian tersebut.

"Adanya dugaan pembunuhan terhadap bayi, terhadap bayi untuk saat ini kami masih melakukan pendalaman terhadap ibu korban yang kami duga melakukan perbuatannya," ujar Aris Satrio.

Namun demikian, lanjut Aris, pemeriksaan terhadap ibu korban memerlukan pendampingan psikolog.

Pasalnya, terduga pelaku diduga ada gangguan psikologi terhadap kejadian itu.

"Sempat kami tanya, kata ibu korban dipukul pakai toples di bagian kepala," ungkap Aris.

"Tapi keterangan ini berubah-ubah. Makanya nanti kami pastikan lagi untuk pendampingan dari psikologi," lanjutnya.

Sang ibu berinisial N yang baru berusia 25 tahun kata Haris, baru melahirkan bayinya sekitar dua bulan lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved