Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Respon Maraknya Manusia Silver dan Pengemis, Pemkot Makassar Dirikan 9 Posko Reaksi Cepat

Pengawasan berkelanjutan akan dilakukan untuk meminimalisir pergerakan manusia silver dan pengemis lainnya. 

Penulis: Siti Aminah | Editor: Alfian
Istimewa/Dinsos Makassar
MANUSIA SILVER - Posko pengawasan anjal gepeng termasuk manusia silver tepat di simpang lima bandara, Jl Perintis Kemerdekaan, Kamis (3/7/2025). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Strategi baru sedang disusun Pemerintah Kota Makassar untuk menghentikan aktivitas manusia silver dan kawan-kawannya yang meresahkan masyarakat. 

Penyakit sosial ini semakin menjamur di Kota Makassar, mereka kerap beroperasi di titik padat lalu lintas, utamanya di lampu merah. 

Bahkan mereka selalu menunjukan perlawanan saat Pemerintah Kota Makassar melakukan penertiban. Aksi lempar batu hingga melepas anak panah jadi senjata perlawanannya. 

Biasanya, komplotan manusia silver bersembunyi ketika petugas Satpol PP dan Dinsos melakukan patroli. 

Mereka kembali beraksi usai petugas meninggalkan lokasi. 

Untuk itu, pengawasan berkelanjutan akan dilakukan untuk meminimalisir pergerakan manusia silver dan pengemis lainnya. 

MANUSIA SILVER MAKASSAR - Sejumlah Manusia Silver beraksi di traffic light perempatan Jl Gunung bawakaraeng dan Jl Veteran, Makassar, Senin (6/2/2023). Siapa sosok di balik menjamurnya Manusia Silver di Makassar?
MANUSIA SILVER MAKASSAR - Sejumlah Manusia Silver beraksi di traffic light perempatan Jl Gunung bawakaraeng dan Jl Veteran, Makassar, Senin (6/2/2023). Siapa sosok di balik menjamurnya Manusia Silver di Makassar? (Tribun Timur/ Siti Aminah)

Dinsos bersama Satpol PP, pemerintah kecamatan, dan sejumlah unsur pilar sosial membentuk sembilan posko pengawasan terpadu di titik-titik rawan. 

Antara lain di kawasan Fly Over, Jl Pengayoman, Jl Mallengkeri, Jl Pajonga Dg Ngalle, Jl Jenderal Sudirman, Jl Sungai Saddang, Jl Masjid Raya, Pintu 1 Unhas, dan Simpang Lima Bandara. 

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Makassar Zuhur Dg Ranca mengatakan Dinsos akan mengintenskan pengawasan di sembilan titik tersebut.

Baca juga: Manusia Silver di Makassar Makin Brutal, Sosiolog Minta Pemkot Gandeng TNI-Polri

Patroli rutin akan dimassifkan dalam rangka menekan praktik eksploitasi dan memutus rantai ketergantungan hidup anjal dan gepeng di jalanan.

"Patroli akan kami jalankan rutin. Ada sembilan titik yang menjadi prioritas pengawasan. Insya Allah, dengan upaya bersama, penanganan anjal, gepeng, dan manusia silver bisa kita selesaikan," ucap Zuhur, Jumat (4/7/2025). 

Tim gabungan akan ditugaskan untuk siaga di sembilan posko tersebut untuk mengawasi pergerakan anjal gepeng. 

Selain menjaga ketertiban umum, posko ini juga difungsikan sebagai pusat edukasi kepada masyarakat agar tidak lagi memberikan uang secara langsung kepada pengemis di jalanan. 

"Sosialisasi juga kami lakukan melalui papan imbauan yang dipasang di setiap posko," katanya. 

Pemkot Makassar mengajak warga mendukung upaya ini dengan menyalurkan bantuan melalui saluran resmi dan lembaga sosial yang terdaftar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved