Kasus DBD di Bone Capai 209 Kasus, Dinkes Minta Waspada Musim Pancaroba
Hal tersebut diungkapkan Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Bone, Komarudin saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com
Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perilaku hidup sehat.
"Kalau memasuki musim pancaroba itu penyakit yang banyak ditemukan di Bone ialah DBD," ujarnya.
"Makanya kami rajin sosialisasi ke masyarakat melalui puskesmas dan posyandu untuk melakukan pola hidup sehat,"sambungnya.
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak takut memeriksakan kesehatan di Puskesmas setempat jika terkena penyakit khususnya demam.
Karena menurutnya di Dinas Kesehatan sendiri sudah menjadi kewajiban setiap tahun untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat jika musim pancaroba tiba.
"Kan kebanyakan yang kita temui itu, banyak masyarakat yang takut untuk periksa di dokter. Saya mengimbau kalau demam silahkan periksa karena itu merupakan salah satu alarm dari tubuh kita kalau kita sedang tidak baik-baik saja,"jelasnya.
Ia juga mengungkapkan pihaknya rutin memberikan obat abate (obat jentik nyamuk) kepada masyarakat secara gratis untuk meminimalisir penyakit DBD.
"Ini penyakit bisa dicegah sendiri, dengan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan. Salah satunya mencegah adanya genangan air disekitar,"tandasnya.
Cahaya Bone Beri Diskon 10 Persen, Salah Satunya Rute Palu-Makassar |
![]() |
---|
Benarkah KONI Bone Terima Dana Hibah Rp6,6 M Tahun 2024? Penjelasan Bendahara Andi Sadikin |
![]() |
---|
300 Penerjun Payung Atraksi di Langit Bone, Bisa Ditonton Gratis |
![]() |
---|
Harga Beras di Pasar Sentral Lama Bone Turun, Dari Rp18 Ribu Jadi Rp13 Ribu per Liter |
![]() |
---|
Rp265 Miliar Defisit Bone, Laporan BPK Picu Penyelidikan Kejati |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.