Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

11 Orang Manusia Silver, Badut dan Pengemis Terjaring Operasi Sosial Dinsos Makassar

petugas berhasil mengamankan sebanyak 11 orang yang terdiri dari 4 manusia silver, 5 badut, dan 2 pengemis yang kedapatan beraktivitas di jalan umum

Editor: Muh. Abdiwan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD ABDIWAN
OPERASI SOSIAL - Dinas Sosial Kota Makassar bekerja sama dengan Satpol PP BKO Dinsos melakukan kegiatan penjangkauan terhadap manusia silver, badut jalanan, dan gelandangan pengemis sebagai bagian dari penegakan ketertiban sosial di sejumlah titik strategis pada Senin, 30 Juni 2025. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Sosial Kota Makassar bekerja sama dengan Satpol PP BKO Dinsos melakukan kegiatan penjangkauan terhadap manusia silver, badut jalanan, dan gelandangan pengemis sebagai bagian dari penegakan ketertiban sosial di sejumlah titik strategis pada Senin, 30 Juni 2025.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kepala Dinas Sosial Makassar, Andi Bukti Djufrie, dan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Muh. Zuhur, yang mengoordinasikan penertiban di beberapa titik lampu lalu lintas seperti Jalan Sungai Saddang-Veteran, Gunung Bawakaraeng, dan Jalan Pengayoman.

Dari hasil penjangkauan tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak 11 orang yang terdiri dari 4 manusia silver, 5 badut, dan 2 pengemis yang kedapatan beraktivitas di jalan umum dan lampu merah.

Muh. Zuhur menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya penegakan Peraturan Daerah dan bahwa mereka yang terjaring akan ditempatkan di UPT Rumah Penampungan dan Trauma Centre milik Dinas Sosial Makassar untuk menjalani pembinaan mental, sosial, dan rohani selama lima hingga sepuluh hari.

Ia menambahkan, “Tindakan ini juga sebagai respons atas arahan Wali Kota Makassar yang mendorong pemberian efek jera dengan sanksi sosial,” sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan penanganan yang lebih manusiawi namun tetap tegas.

Lebih lanjut, mereka yang diamankan nantinya akan dilibatkan dalam program GEMAS AJA atau Gerakan Membersihkan Masjid, Aksesibilitas Pasar, dan Sekolah bersama Anak Jalanan sebagai bagian dari proses pembinaan sosial mereka.

Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial berharap dapat menciptakan lingkungan kota yang lebih tertib, aman, serta memberi kesempatan kepada para penyintas jalanan untuk menjalani proses pemulihan sosial secara menyeluruh.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved