Diskusi Publik Iran Vs Israel
Ketua Forum Dosen Makassar Suryadi Culla Perkirakan Konflik Iran-Israel Belum Berakhir
Kesempatan ini kemungkinan dimanfaatkan oleh kedua belah pihak untuk menyusun kekuatan kembali
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Ketua Forum Dosen Makassar, Suryadi Culla belum melihat perang antara Iran-Israel telah belum berakhir, meski sekarang ini telah terjadi gencatan senjata.
Ia melihat gencatan senjata kedua negara bersifat sementara.
Kesempatan ini kemungkinan dimanfaatkan oleh kedua belah pihak untuk menyusun kekuatan kembali
Sebab, jika memang serius untuk akhir konflik yang terjadi, ada demobilisasi Angkatan perang dan penghancuran rudal perang.
“Tak kalah pentingnya terkait komitmen kedua belah pihak menuju perundingan,” ungkapnya saat Diskusi Publik dengan tema Konflik Iran-Israel dalam Perspektif Dunia Islam, Kamis (26/6/2025).
Diskusi publik ini diinisiasi oleh Tribun Timur bersama dengan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Pengurus Wilayah Sulawesi Selatan (ICMI Orwil Sulsel), Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Makassar dan Forum Dosen.
Ia juga menyinggung rencana pertemuan antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan pemimpin tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei dalam waktu dekat.
Namun, belum diketahui apa yang akan dibahas oleh kedua pemimpin negara tersebut, apakah akan membuat gencatan senjata berujung pada perdamaian permanen atau seperti apa.
Tentu hasil pertemuan itu nantinya sangat ditunggu banyak pihak. Jika tak menghasilkan keputusan yang pasti, maka ketidakpastian pula bakal dihadapi di masa mendatang
“Itu kita tunggu. Kalau belum ada kepastian, maka ketidakpastian kita hadapi,” ucapnya.
Suryadi Culla menilai ada gap antara harapan dan kenyataan dengan tindakan Israel menyerang Iran. Kemudian menghentikan serangan dalam waktu tidak alam.
Olehnya itu, menurut dia hal ini perlu dilihat lebih dalam, apakah memang perlawanan Iran menyulitkan Israel atau ada strategi yang lain.
Sebab, yang mampu menundukkan Israel cuma Amerik Serikat. Meskipun dalam beberapa kasus, Israel mengabaikan tekanan dari Amerika Serikat, salah satunya di p perang Arab-Israel.
Artinya, tekanan Amerika Serikat juga bukan jaminan bahwa Israel tak akan menyerang lagi.
“Saya belum lihat ada keseriusan, seharusnya ada perjanjian dilakukan dengan memenuhi syarat-syarat, yakni pengakuan terhadap Palestina. Itu bisa jadi perundingan Iran-Amerika dan Iran melibatkan Israel, pengakuan kedua negara,” terang Wakil Ketua MCM ICMI Orwil Sulsel ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ketua-Forum-Dosen-Makassar-Suryadi-Culla-saat-menjadi-pembicara-Diskusi-Publik.jpg)