5 Km Jalan di Desa Matuju-Mattoanging Bone Rusak Parah, Warga Tagih Janji Bupati
Tokoh Pemuda Desa Mattoanging, Dedi Hamzah, mengatakan jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan tiga kecamatan, yaitu Awangpone, Tellu
Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Sekitar lima kilometer jalan di wilayah Desa Matuju-Mattoanging, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, dilaporkan mengalami kerusakan parah selama lebih dari satu dekade.
Tokoh Pemuda Desa Mattoanging, Dedi Hamzah, mengatakan jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan tiga kecamatan, yaitu Awangpone, Tellu Siattinge, dan Cenrana, menuju Kota Watampone.
“Sudah 10 tahun jalan di desa kami rusak parah dan belum juga menjadi prioritas perbaikan Pemkab Bone. Padahal jalan ini sangat vital bagi mobilitas warga dari tiga kecamatan,” ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Senin (23/6/2025).
Dedi menambahkan, saat musim hujan kondisi jalan semakin memburuk dan menyerupai kubangan.
“Kalau hujan, jalanan di sini sudah seperti kubangan sapi. Tidak tampak lagi sebagai jalan umum,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti minimnya perhatian dari wakil rakyat yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) setempat.
“Di dapil V ada sembilan anggota DPRD Bone terpilih, tapi tidak ada satupun yang memperjuangkan jalan ini. Tolong jangan hanya datang saat kampanye,” tambahnya.
Senada dengan itu, warga Desa Matuju lainnya, Ancu, menyebut kerusakan jalan turut menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.
“Karena jalan rusak, pembeli jarang masuk ke desa. Kalaupun ada, biasanya menawar dengan harga murah karena akses sulit,” ucapnya.
Ia juga mengaku masih menunggu janji Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dan Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin, yang sebelumnya berjanji memperbaiki jalan saat masa kampanye.
“Waktu kampanye, pak Bupati dan pak Wakil pernah datang ke sini dan menjanjikan perbaikan jalan. Kami masih menunggu realisasi janji itu,” ujarnya.
Warga berharap perbaikan jalan dapat menjadi prioritas Pemkab Bone pada tahun anggaran 2025, mengingat dampaknya terhadap mobilitas dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.