Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Musda Golkar Sulsel

Nurdin Halid-Taufan Pawe Mesra, Pengamat Politik Rizal Fauzi Nilai Sinyal Persolid Golkar Sulsel

Pengamat Politik Rizal Fauzi menilai pertemuan Taufan Pawe dan Nurdin Halid  merupakan pertemuan biasa jelang Musda Golkar Sulsel.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sakinah Sudin
Tribun Timur/ Erlan Saputra
MUSDA GOLKAR SULSEL – Nurdin Halid dan Taufan Pawe sebelum meninggalkan kegiatan silaturahmi kader Golkar se-Sulsel di Hotel Gammara, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sabtu (21/6/2025) siang. Ini tanggapan Pengamat Politik Rizal Fauzi. 

Opsi pertama, memang menjadi sinyal Nurdin Halid mendukung penuh Taufan Pawe.

Opsi kedua, Taufan Pawe dan Nurdin Halid bersepakat memberikan kursi pucuk pimpinan Golkar Sulsel kepada figur baru.

Langkah tersebut untuk memastikan Golkar Sulsel memenangkan Pemilu mendatang.

“Poinnya adalah kedua tokoh ini membahas plus minusnya kalau tetap Taufan Pawe, bagaimana kemudian kalau figur seperti Appi (Munafri Arifuddin) atau Adnan Purichta Ichsan,” terangnya.

“Sinyal ini menandakan Golkar punya ambisi yang besar untuk menang di Sulsel. Momen Musda ini tak boleh menjadi konflik yang besar, momen perpecahan,” tambahnya dia.

Meski demikian, Direktur Lembaga Riset Public Policy Network (Polinet) ini menyampaikan, peluang Taufan Pawe tetap maju sebagai nomor orang satu di partai berlambang beringin di Sulsel masih besar.

Wali Kota Parepare periode 2013-2023 itu punya basis besar dengan lolosnya sebagai anggota DPR RI.

Namun, jadi catatan Taufan Pawe adalah Golkar kalah dari NasDem di Pemilu lalu.

Ditambah lagi, Erna Rasyid istri Taufan Pawe juga kalah di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Parepare 2025 lalu.

“Catatan bagi Taufan Pawe, Golkar disalip NasDem di Pemilu kemarin. Istrinya kalah di Parepare (Pilwalkot). Itu menjadi catatan tersendiri bagi Golkar, walaupun beberapa tempat Golkar memenangkan Pilkada,” bebernya.

Butuh Figur Bisa Menyatukan Golkar

Rizal Fauzi menyebut, DPD I Golkar Sulsel butuh figure yang bisa menyatukan beberapa gembong di Golkar Sulsel.

Ada gembong Nurdin Halid, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Taufan Pawe dan Yasin Limpo yang kini dipegang oleh Adnan Purichta Ichsan.

Ia mengungkapkan, keunggulan NasDem dari Golkar di Sulsel karena solidaritas dan kepemimpinan kuat dari Rusdi Masse

Figur kepemimpinan seperti Rusdi Masse saat ini dibutuhkan oleh Golkar.

“Harusnya juga Golkar harus punya figur demikian (Rusdi Masse), yang bisa merangkul gembong-gembong," kata Rizal Fauzi.

"Target utama Golkar ini DPP menginginkan merebut Golkar dari  NasDem di Sulsel,” imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved