Opini
Bersandal dalam Masjid Haram
Bagaimana tidak, masjid yang berarti tempat sujud sejatinya adalah tempat yang dimuliakan dan dianggap tempat yang paling bersih di muka bumi.
Namun pemandangan di Masjid Haram di Makkah sangatlah berebeda.
Sekalipun tersedia tempat sandal, dulu ada plastik yang disediakan ketika akan masuk, atau jamaah sendiri yang membawa kantongan, tapi ada saja dan jumlahnya sudah sangat banyak yang bersandal saat thawaf, bersandal saat sai, padahal lanta-lantai itu tempat merapatkan wajah saat sujud.
Tempat itu harus dipastikan bersih agar salat kita diterima, memang betul hanya hitungan jam selalu ada tim pembersih lengkap dengan alat mesin canggih yang selalu membersihkan.
Boleh jadi persepsi umat Islam sudah berubah tentang sandal dan masjid, atau mungkin petugas masjid yang sudah capek menegur yang malah askarnya sendiri menggunakan sepatu di dalam masjid.
Persepsi orang memang beda-beda, tapi malah orang Indonesia sendiri yang menganggap itu tabuh dilakukan di kampungnya ternyata juga sudah bersandal di Masjid Haram, mohon maaf termasuk saya juga ikut-ikutan.
Terus terang saat memakai sandal dalam masjid, dalam hati saya bergejolak antara pandangan ilmu fikih dan ilmu akhlak.
Ketika yang menonjol fikih saya, saya meyakini sandal yang saya pakai terjamin bersih dari najis, maka saat itu saya menikmati bersandal dalam masjid di tengah para jamaah lain menggunakan.
Tapi ketika tiba-tiba muncul sentuhan ilmu akhlak, maka spontan saya membuka dan menentengnya sekalipun saya anggap bersih. Maafkan kami ya Allah beragama sesuai selera.
| Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal: Pelajaran dari Sulawesi Selatan |
|
|---|
| Menolak Korupsi Senyap: Mengapa Mengembalikan Pilkada ke DPRD Adalah Kemunduran |
|
|---|
| Makna Filosofis Sejarah Pohon Sawo Ditanam Presiden Soekarno Awal Tahun 1965 di Badiklat Kejaksaan |
|
|---|
| Manajemen Talenta: Harapan Baru Birokrasi Sulsel? |
|
|---|
| Fantasi Kerugian 1 Triliun Dalam Kasus Kuota Haji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Muammar-Bakry-Rektor-UIM-54.jpg)