Penyedia Jasa Makanan Bergizi Gratis di Bulukumba Diminta Jaga Kualitas Menu
Umrah Aswani, menyampaikan imbauan ini menyusul adanya temuan makanan basi dalam program makanan bergizi gratis beberapa waktu lalu.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, meminta para penyedia jasa makanan bergizi gratis agar terus menjaga kualitas menu yang disajikan.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bulukumba, Umrah Aswani, menyampaikan imbauan ini menyusul adanya temuan makanan basi dalam program makanan bergizi gratis beberapa waktu lalu.
"Kami berharap penyedia jasa makan gratis di Bulukumba dapat terus menjaga kualitas menu yang disajikan," ujar Umrah saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Ujung Loe, Senin (16/6/2025).
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kolaborasi antarberbagai pihak, termasuk TNI dan Polri, dalam mendukung keberhasilan program ini.
"Jangan sampai ada makanan tidak layak yang sampai ke tangan anak-anak," tegasnya.
Dapur SPPG Ujung Loe akan melayani sekitar 13 sekolah mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA di Kecamatan Ujung Loe, dalam rangka mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Acara peresmian ini turut dihadiri sejumlah anggota DPRD Bulukumba, seperti Wakil Ketua DPRD Fahidin, Andi Pangerang dari Fraksi PPP, dan Kaspul BJ dari Fraksi Demokrat. Sebelum melepas makanan ke sekolah-sekolah, para anggota dewan meninjau langsung kondisi dapur MBG.
Mereka memastikan bahwa dapur memenuhi standar kebersihan dan sterilisasi. Fahidin menyoroti pentingnya penataan dapur, terutama agar tidak berdekatan dengan toilet guna mencegah kontaminasi.
"Dapur SPPG Ujung Loe cukup bagus dan bersih dibanding yang lain. Harapannya, kondisi ini bisa terus dijaga dan tidak menurun dalam beberapa bulan ke depan," ujar Fahidin.
Ia juga mengingatkan agar penyedia jasa meningkatkan pengetahuan dalam hal pengolahan makanan, guna menjamin kandungan gizi tetap optimal.
"Update pengetahuan memasak sangat penting agar nilai gizi dalam makanan tetap terjaga," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Bulukumba, Andi Pangerang, menegaskan pentingnya penggunaan tempat makanan yang sesuai standar nasional.
Ia mengimbau agar wadah makanan berbahan plastik diganti dengan bahan stainless steel agar lebih aman dan tidak tercemar zat berbahaya.
| Lahan Usulan Bulukumba Tak Sesuai, Pusat Tunjuk 7 Lokasi Baru Sekolah Rakyat |
|
|---|
| Muscab PKB Zona 5 Memanas, Incumbent Ditantang, Deng Ical: Bukan Sekadar Pengalaman |
|
|---|
| Dinamika Muscab PKB Zona 5 Sulsel: Dari Incumbent hingga 15 Penantang Baru |
|
|---|
| Usung Misi 'Politik Kehadiran', Ismail Mangngaga Siap Bersaing eks Wakil Bupati Pimpin PKB Bulukumba |
|
|---|
| Empat Figur Ingin Gantikan Pahidin HDK Jabat Ketua PKB Bulukumba, Termasuk Tomy Satria Yulianto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Satuan-Pelayanan-Pemenuhan-Gizi-SPPG-Kecamatan-Ujung-Loe-luncurkan-menu-makan-gratis.jpg)