Kuota Haji
Warga Bone Was-was soal Wacana Pemangkasan Kuota Haji 50 Persen Tahun 2026
Menanggapi hal tersebut, seorang warga Desa Seberang, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, bernama Hasanah (30), mengaku merasa was-was.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM - BP Haji mengungkap adanya wacana pemangkasan kuota jemaah haji Indonesia hingga 50 persen untuk musim haji 1447 Hijriah atau tahun 2026.
Menanggapi hal tersebut, seorang warga Desa Seberang, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, bernama Hasanah (30), mengaku merasa was-was.
Pasalnya, ia baru saja mendaftarkan diri untuk naik haji pada tahun 2024 lalu.
"Saya daftar haji baru tahun 2024 kemarin, sementara usia saya sudah 30 tahun dan masa tunggu haji di Bone mencapai 37 tahun. Tentu saja saya khawatir, jangan sampai saya meninggal duluan sebelum giliran berangkat tiba," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com, Kamis (12/6/2025).
Hasanah mengaku memiliki harapan besar untuk bisa melaksanakan ibadah haji dalam kondisi fisik yang masih prima.
"Harapannya, saat masa tunggu selesai, kondisi fisik saya masih kuat agar ibadah bisa dijalankan secara maksimal. Tapi dengan wacana pemotongan kuota 50 persen tahun depan, tentu saya jadi khawatir," akunya.
"Itu berarti antrean bisa makin panjang, dan saya mungkin harus menunggu lebih lama lagi. Kalau tidak ada kepastian, kami yang sudah merencanakan ibadah ini sejak muda bisa kehilangan semangat," tambahnya.
Ia pun berharap pemerintah segera mencari solusi atas wacana tersebut.
"Kami berharap pemerintah mempertimbangkan dampaknya, terutama bagi kami yang masih muda tapi sudah berniat beribadah sejak dini," tandasnya.
'Setengah Mati Orang Menunggu', Respon Warga Sulsel Soal Wacana Kuota Haji Dipangkas 50 Persen |
![]() |
---|
Isu Kuota Haji Indonesia Dikurangi 50 Persen Bikin Resah, Menag RI: Belum Pernah Dibahas Resmi |
![]() |
---|
CJH Sinjai Resah Wacana Pemangkasan Kuota Haji Indonesia 50 Persen |
![]() |
---|
Antrean Makin Panjang, Warga Maros Minta Kuota Haji Tak Dikurangi |
![]() |
---|
Kuota Haji Indonesia Terancam Dipangkas 50 Persen, Kepala Kemenag Bantaeng: Semoga Ditambah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.