Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kronologi Penemuan Mayat di Sungai Pallae Bone

Mayat tersebut pertamakali ditemukan sekitar pukul 06.50 WITA di aliran sungai Pallae Desa Watu, Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone. 

Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/WAHDANIAR
MAYAT- Potret evakuasi penemuan mayat di Cenrana Bone (8/7/2025). Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE- Warga Cenrana Kabupaten Bone digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas, Minggu (8/6/2025) pagi.

Mayat tersebut pertamakali ditemukan sekitar pukul 06.50 WITA di aliran sungai Pallae Desa Watu, Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone

Menanggapi hal tersebut, Kasi Humas Polres Bone, Iptu Reyendra saat dikonfirmasi Tribun-timur.com membenarkan peristiwa tersebut.

"Korban yang ditemukan mengapung di sungai saudara Bahri yang merupakan warga Dusun II, Desa Pallae, Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone," ujarnya. 

Reyendra mengungkapkan Bahri diduga mengidap orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). 

"Sebelum ditemukan tewas, Bahri sempat tersandung kasus penganiayaan terhadap H Sainuddin menggunakan senjata sajam,"jelasnya.

Selain itu, Reyendra mengungkapkan jenasah telah diserahkan kepada pihak keluarga. 

"Jenasah sudah diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan, karena keluarganya menolak untuk di autopsi. Sehingha kami membuatkan surat pernyataan penolakan autopsi,"bebernya.

Sebelumnya, Warga Cenrana Kabupaten Bone digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas, Minggu (8/6/2025) pagi.

Dari informasi yang dihimpun, mayat ditemukan sekitar pukul 06.50 WITA di aliran sungai Pallae persis di belakang rumah H. Juma Desa Watu, Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone

Salah satu saksi mata, Rifal (21) saat dikonfirmasi mengaku korban ditemukan pertama kali ditemukan olehnya dalam posisi tertelungkup.

Mengenakan sarung warna coklat dan celana pendek hitam.

"Mauka pergi liat empang, tapi kagetka tiba-tiba ada mayat mengapung jadi saya teriak panggil warga," akuinya. 

Belum diketahui pasti identitas dari jenasah tersebut. 

"Masih ada mayatnya mengapung di sungai, belum dievakuasi tunggu pihak kepolisian belum ada yang datang," tandasnya. 

Tribun-timur.com masih berupaya untuk mengkonfirmasi pihak Polsek terkait, namun belum mendapatkan balasan.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved