Harga Bahan Pokok di Bone Naik Jelang Lebaran Iduladha 2025, Dominasi Bawang
Cabai merah, misalnya, kini dijual seharga Rp60 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp50 ribu per kilogram.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM- Menjelang perayaan Iduladha 2025, sejumlah harga bahan pokok di Kabupaten Bone mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Pantauan Tribun-Timur.com di Pasar Sentral Palakka, Jalan Poros Bone–Makassar, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Selasa (3/6/2025), menunjukkan bahwa beberapa komoditas mengalami lonjakan harga, terutama cabai.
Cabai merah, misalnya, kini dijual seharga Rp60 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp50 ribu per kilogram.
Sementara itu, cabai merah keriting juga mengalami kenaikan dari Rp35 ribu menjadi Rp55 ribu per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas lainnya, seperti:
Bawang merah: dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram
Bawang putih: dari Rp35 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram
Bawang bombay: dari Rp35 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram
Labu: kini dijual Rp10 ribu per buah, padahal sebelumnya dua buah bisa didapatkan dengan harga Rp5 ribu
Muna (39), seorang pedagang sembako di Pasar Sentral Palakka, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini merupakan tren tahunan menjelang hari besar keagamaan.
“Setiap kali masuk lebaran, harga-harga memang cenderung naik karena permintaan tinggi,” ujarnya.
Meskipun harga naik cukup tajam, daya beli masyarakat justru menunjukkan peningkatan dibandingkan minggu sebelumnya.
“Lumayan naikmi juga pembeliku dari minggu lalu. Mungkin karena sudah dekat lebaran, jadi banyak warga mulai belanja,” tambahnya.
Sementara itu, Ayu (29), seorang warga, berharap pemerintah daerah lebih aktif memantau dan mengendalikan harga bahan pokok menjelang Iduladha.
“Semoga bisa diatensi, karena setiap tahun begini pasti naik terus harga bahan pokok. Kami warga mau tidak mau tetap harus beli karena itu kebutuhan,” keluhnya.
| Harga Bahan Pokok Meroket di Pasar Batangase, Bawah Merah Rp55 Perkilogram |
|
|---|
| Pemain PSM Makassar, PSIM hingga Borneo FC Merumput di Sidrap Cup |
|
|---|
| Warga Masampu Lempar Polisi yang Berjaga di Lahan Sengketa |
|
|---|
| KUA Ulaweng Bone Kebanjiran Pendaftar Nikah, 22 Pasangan Pilih Menikah di Bulan Mulia |
|
|---|
| Inilah Daftar 22 Ketua DPC PKB Terpilih di Sulsel, Bone dan Bulukumba Masih Tunggu Putusan Cak Imin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Potret-salah-satu-jualan-pedagang-yang-ada-di-Pasar-Sentral-Palakka.jpg)