Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

HMPS Access UNM Kembangkan Bahasa Inggris Anak Desa di Citta Soppeng

Adapun rangkaian kegiatan meliputi edukatif, sosial, seni, hingga lingkungan dalam program pengabdian masyarakat selama 7 hari. 

Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/M JABAL
Himpunan Mahasiswa Program Study (HMPS) ACCESS Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (UNM) saat gelar Access On Village (AOV) di Desa Citta, Kabupaten Soppeng, mulai 17-25 Mei 2025 

TRIBUNTIMUR.COM, SOPPENG - Himpunan Mahasiswa Program Study (HMPS) ACCESS Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses gelar Access On Village (AOV) di Desa Citta, Kabupaten Soppeng.

Kegiatan bertajuk Hand in Hand Heart to Heart itu berlangsung sejak 17 Mei 2025.

Tujuannya, memberikan pemahaman Bahasa Inggris kepada warga setempat.

Adapun rangkaian kegiatan meliputi edukatif, sosial, seni, hingga lingkungan dalam program pengabdian masyarakat selama 7 hari. 

Alhasil, semua ini mendapat apresiasi tinggi dari warga yang merasakan bahkan mengikuti.

"Total ada sembilan item kegiatan utama, mulai dari belajar, aksi penghijauan, hingga ajang ekspresi seni anak-anak," ujar Ketua Panitia kepada Tribun-Timur.com, Fadhel Dzil Aqli, Selasa (27/5/2025).

"Formal Class, yaitu sesi belajar mengajar yang dibimbing mahasiswa dengan pendekatan edukatif dan menyenangkan. Kami juga tak fokus di pendidikan saja melainkan mengajak warga peduli lingkungan lewat aksi penghijauan," tambahnya.

Selain itu, HMPS Access pun menggelar Bimbingan Baca Qur’an (BBQ).

"Difokuskan pada pendampingan anak-anak dalam belajar membaca Al-Qur’an dengan benar dan lancar," tuturnya.

Pada kegiatan ini, Kata Fadhel yakni English Fun Day with Access.

"Di sana, kami menyuguhkan pembelajaran Bahasa Inggris dengan konsep permainan dan kegiatan seru lainnya. Gunanya menumbuhkan kepercayaan diri anak-anak dalam menggunakan bahasa Inggris," jelasnya.

"Adapun untuk kesenian, kami membuka ruang ekspresi bakat melalui CreSpace. Anak-anak dengan riang diajak menari, menyanyi, drama, hingga puisi, yang dipentaskan di malam puncak acara," sambungnya.

Tak ketinggalan, Pembenahan ruang belajar serta penyediaan alat bantu mengajar di sekolah pun turut dikerjakan.

Kemudian, pada acara puncak, Student Specta Show (SSS) menjadi ajang pertunjukan yang ditunggu-tunggu warga.

"Ini momen mempererat kebersamaan antar warga Desa. Adapula Lomba dengan dengan kompetisi olahraga dan permainan tradisional dengan melibatkan berbagai pihak dari sejumlah Dusun yang ada," kata Fadhel.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved