Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

PT LIB Ingin Gunakan 11 Pemain Asing Musim Depan, Pengamat Minta Pertimbangkan Finansial Klub

Perubahan terjadi di musim 2023/2024, setiap klub diperbolehkan merekrut enam pemain asing, 5 pemain asing bebas+1 asing Asia Tenggara.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sudirman
PSM
PEMAIN ASING – Skuad PSM Makassar saat melawan Barito Putera pada pekan 33 Liga 1 2024/2025 di Stadion Demang Lehman, Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu (17/5/2025). Usulan PT LIB menggunakan 11 pemain asing musim depan menuai pro dan kontra. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Regulasi pemain asing di sepak bola Indonesia sejak era Liga 1 mulai 2017 hingga sekarang berubah-ubah.

Kuota pemain asing terus bertambah. Di Liga 1 2017 hingga 2022/2023, kuota pemain asing empat, 3 pemain non Asia dan satu pemain Asia.

Perubahan terjadi di musim 2023/2024, setiap klub diperbolehkan merekrut enam pemain asing, 5 pemain asing bebas+1 asing Asia Tenggara.

Lalu di Liga  1 2024/2025, kuota pemain asing bertambah menjadi delapan. Namun, hanya enam bisa dimainkan bersamaan, dua lainnya berada di bangku cadangan.

Kini, operator liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB) rencana menggunakan 11 pemain asing pada musim Liga 1 2025/2026.

Baca juga: Minus Daisuke Sakai, Daftar Nama 27 Pemain PSM Makassar Diboyong Hadapi Persita Tanggerang

Usulan tersebut telah diajukan PT LIB kepada PSSI. Namun, keputusan final belum diambil oleh induk sepak bola Indonesia tersebut.

Rencana PT LIB memakai 11 pemain asing musim depan menuai tanggapan dari berbagai pihak.

Salah satunya dari pengamat sepak bola dan mantan pemain Timnas Indonesia, Imran Amirullah.

Imran menyebut, rencana PT LIB tersebut punya nilai positif dan negatif.

Nilai positifnya, kehadiran banyak pemain asing bisa mendatangkan sponsor dan membantu mengangkat rangking sepak bola Indonesia di kancah Asia.

Sisi negatifnya, karier pemain muda. Kehadiran pemain asing yang banyak membuat para pemain muda pasti minim mendapat jam bermain.

Hal ini akan berdampak ke Timnas Indonesia. Jajaran pelatih di Timnas Indonesia akan kesulitan mendapat pemain berkualitas untuk bertarung di level Asia karena pemain minim menit bermain.

Menurut dia, regulasi saat ini 8 pemain asing, enam bisa main dan dua cadangan sudah cukup. Sembari beri kesempatan kepada para pemain lokal.

“Itu mesti harus diperhitungkan. Regulasi saat ini sudah cukup dipertahankan sambil melihat perkembangan pemain lokal,” tuturnya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (23/5/2025).

Imran Amirullah mengatakan, Timnas Indonesia tidak selamanya bertumpu pada pemain naturalisasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved