Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Usulan Nama 'Lutim Laut' Muncul di Tengah Wacana Pemekaran Luwu Timur

Nama "Luwu Timur Laut" atau "Lutim Laut" diusulkan jadi nama DOB hasil pemekaran Luwu Timur. Penamaan dianggap sesuai karakter geografis wilayah.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sukmawati Ibrahim
Grup WhatsApp BPW KKLR Sulsel
DOB LUTIM LAUT – Peta wilayah Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Di tengah diskusi tentang pembentukan DOB, muncul usulan nama "Luwu Timur Laut" atau "Lutim Laut". 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU TIMUR – Aspirasi pemekaran Kabupaten Luwu Timur kembali mencuat. 

Dalam diskusi soal pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), muncul usulan nama yang menarik perhatian.

Nama yang diusulkan adalah Kabupaten Luwu Timur Laut, atau disingkat Lutim Laut.

Nama ini muncul dari kalangan masyarakat dan pemuda Luwu Timur. 

Mereka menilai, nama "Lutim Laut" lebih mencerminkan karakter dan letak geografis wilayah yang ingin dimekarkan.

“Kabupaten Luwu Timur Laut atau Lutim Laut sepertinya lebih pas sesuai dengan kondisi geografis wilayah Wowantorau yang mau dimekarkan,” ujar seorang tokoh pemuda yang enggan disebut namanya, Senin (19/5/2025).

Wilayah diusulkan sebagai DOB berada di bagian timur laut kabupaten, meliputi Kecamatan Wotu, Burau, Mangkutana, Tomoni, Tomoni Timur, dan Kalaena.

Peta rencana pemisahan wilayah ini telah beredar luas di media sosial sejak awal tahun. 

Nama “Lutim Laut” dianggap lebih memiliki identitas khas dibanding usulan sebelumnya seperti “Lutim Barat”.

Potensi Wilayah dan Alasan Pemekaran

Dorongan pemekaran ini bukan tanpa alasan.

Tokoh masyarakat Luwu Timur di Makassar, HM Asa’ad Mandas, menyebut Luwu Timur memiliki kapasitas ekonomi memadai untuk dimekarkan.

Dengan usia yang mencapai 22 tahun pada 2025, Luwu Timur dinilai matang dari sisi pembangunan dan infrastruktur pemerintahan.

“Luwu Timur adalah salah satu contoh sukses pemekaran. Di Luwu Raya, mungkin hanya Luwu Timur yang paling siap secara ekonomi untuk mendukung daerah baru,” kata Asa’ad, awal Januari lalu.

Ia menambahkan, pemekaran justru akan mempercepat pemerataan pembangunan dan memperpendek rentang kendali pemerintahan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved