Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Citizen Reporter

Ruang Kelas SD Negeri di Maros Pakai Tenda dan Kolong Rumah, Muridnya Jalan Kaki 1 Jam

Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sulawesi Selatan, Ir Imran S Kom MT, melakukan kunjungan kerja ke SDN 238 Inpres

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: CitizenReporter | Editor: Edi Sumardi
Ruang Kelas SD Negeri di Maros Pakai Tenda dan Kolong Rumah, Muridnya Jalan Kaki 1 Jam - sekolah-kolong-di-maros-1-1752025.jpg
BBPMP SULSEL
SEKOLAH KOLONG - Portret murid belajar di Sekolah Kolong, kelas jauh dari SDN 238 Inpres Bontoparang, di Dusun Bara, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulsel, saat dikunjungi, Rabu (14/5/2025). Murid belajar di kolong rumah dan di bawah tenda.
Ruang Kelas SD Negeri di Maros Pakai Tenda dan Kolong Rumah, Muridnya Jalan Kaki 1 Jam - sekolah-kolong-maros-2.jpg
BBPMP SULSEL
SEKOLAH KOLONG - Portret murid belajar di Sekolah Kolong, kelas jauh dari SDN 238 Inpres Bontoparang, di Dusun Bara, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulsel, saat dikunjungi, Rabu (14/5/2025). Murid belajar di kolong rumah dan di bawah tenda.
Ruang Kelas SD Negeri di Maros Pakai Tenda dan Kolong Rumah, Muridnya Jalan Kaki 1 Jam - sekolah-kolong-maros-3.jpg
BBPMP SULSEL
SEKOLAH KOLONG - Portret murid belajar di Sekolah Kolong, kelas jauh dari SDN 238 Inpres Bontoparang, di Dusun Bara, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulsel, saat dikunjungi, Rabu (14/5/2025). Murid belajar di kolong rumah dan di bawah tenda.
Ruang Kelas SD Negeri di Maros Pakai Tenda dan Kolong Rumah, Muridnya Jalan Kaki 1 Jam - sekolah-kolong-maros-4.jpg
BBPMP SULSEL
SEKOLAH KOLONG - Portret murid belajar di Sekolah Kolong, kelas jauh dari SDN 238 Inpres Bontoparang, di Dusun Bara, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulsel, saat dikunjungi, Rabu (14/5/2025). Murid belajar di kolong rumah dan di bawah tenda.
Ruang Kelas SD Negeri di Maros Pakai Tenda dan Kolong Rumah, Muridnya Jalan Kaki 1 Jam - sekolah-kolong-maros-5.jpg
BBPMP SULSEL
SEKOLAH KOLONG - Portret murid belajar di Sekolah Kolong, kelas jauh dari SDN 238 Inpres Bontoparang, di Dusun Bara, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulsel, saat dikunjungi, Rabu (14/5/2025). Murid belajar di kolong rumah dan di bawah tenda.

Masnawi SAP 

Tim Media BBPMP Sulsel

Melaporkan dari Maros, Sulsel

KEPALA Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sulawesi Selatan, Ir Imran S Kom MT, melakukan kunjungan kerja ke SDN 238 Inpres Bontoparang, SMPN Satap Bontoparang, serta Sekolah Kolong—kelas jauh dari SDN 238 yang terletak di Dusun Bara, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulsel, Rabu (14/5/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Imran didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan SD, Asri Rajab S Sos M Si, dan Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan SD, Mulyati S Pd MM. Rombongan disambut langsung oleh para kepala sekolah serta tokoh masyarakat setempat.

Perjalanan menuju Sekolah Kolong memerlukan usaha ekstra.

Rombongan menempuh sekitar 30 menit perjalanan menggunakan motor dari sekolah induk, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki selama satu jam menyusuri medan yang terjal dan ekstrem.

Motor yang digunakan bukanlah kendaraan standar, melainkan telah dimodifikasi khusus untuk melintasi jalan setapak yang sulit dan menantang. Pengendara harus memiliki keterampilan tinggi untuk menaklukkan rute tersebut.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi fisik sekolah serta kebutuhan tenaga pendidik, baik di sekolah induk maupun kelas jauh Sekolah Kolong.

Kepala SDN 238 Inpres Bontoparang, Syahbuddin S Pd, menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Kepala BBPMP.

Ia menekankan pentingnya pembangunan gedung permanen, perbaikan akses jalan, serta penambahan guru dan insentif bagi tenaga pendidik.

Dalam dialog bersama tokoh masyarakat, Imran turut berdiskusi dengan Pengawas Bina Kecamatan Tompobulu, Syaripuddin S Pd, serta Suriyadi, seorang guru yang menggagas pendirian Sekolah Kolong.

Ia menegaskan komitmennya untuk membawa hasil kunjungan ini ke tingkat pusat, disertai data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Imran juga mengadakan sesi tanya jawab dengan para siswa.

Salah satunya bersama dua murid yang setiap hari berjalan kaki selama 1 jam untuk sampai ke sekolah

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved