3 Provinsi Penyumbang PHK Tertinggi di Indonesia, Pengangguran Makin Tinggi
Dalam data itu terungkap jumlah tenaga kerja terdampak PHK, bidang sektor tenaga kerja, dan daftar provinsi paling terdampak.
TRIBUN-TIMUR.COM - Tiga provinsi di Indonesia terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 2025.
Sejumlah perusahaan swasta telah PHK karyawan karena kesulitan ekonomi.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengungkap data terkini PHK 2025 di Indonesia.
Data tersebut disampaikan Yassierli dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Senin (5/5/2025).
Dalam data itu terungkap jumlah tenaga kerja terdampak PHK, bidang sektor tenaga kerja, dan daftar provinsi paling terdampak.
Data ini sejak awal tahun hingga 23 April 2025.
Data Gelombang PHK 2025
Jumlah Tenaga Kerja Terdampak PHK
Sebanyak 24.036 pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK)
Dalam data PHK nasional, pada masa Covid-19, atau pada 2020, jumlah pekerja yang terkena PHK mencapai 386.000 orang.
"Tahun 2024 naik dibanding 2023. Data terakhir per April 2025 sudah 24 ribu orang kena PHK, atau sepertiga dari total sepanjang 2024. Dibanding tahun lalu, memang ada peningkatan," kata Yassierli dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Senin (5/5/2025).
Jumlah total PHK sepanjang 2024 mencapai 77.965 orang. Pada 2023 sebanyak 64.855 orang, sedangkan 2022 tercatat 25.614 orang.
Pada 2021 angka PHK lebih dari 127.000. Sementara 2020 tertinggi, dengan lebih dari 386.000 pekerja kehilangan pekerjaan.
Sektor Terdampak PHK
Sepanjang 2025, sektor industri pengolahan menyumbang 16.801 kasus PHK, disusul perdagangan besar dan eceran sebanyak 3.622 kasus, serta sektor jasa lainnya sebanyak 2.012 kasus.
| Kado Hari Buruh, Disnakertrans Sulsel Bakal Buat Pelatihan Bagi Pekerja Kena PHK |
|
|---|
| Safri Tegaskan Penyelamatan PT GNI Harus Prioritaskan Nasib Buruh, Bukan Sekadar Korporasi |
|
|---|
| Strategi Munafri-Aliyah Kurangi Pengangguran di Makassar: 8.854 Honorer Jadi PPPK, 2.000 Masuk PJLP |
|
|---|
| Kemiskinan Turun, Pengangguran Menyusut: Setahun Kepemimpinan Daeng Manye di Takalar |
|
|---|
| Gawat! 8.295 Warga Maros Menganggur, Didominasi Laki-laki Usia Produktif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/gelombang-PHK.jpg)