100 Ton Sampah Menumpuk di Kawasan Kumuh Bajoe Bone, Kades Sebut Warga Terbiasa
Kawasan kumuh di Bajoe, Bone, menyimpan 100 ton sampah yang mencemari lingkungan. Pemerintah diminta segera mengambil tindakan untuk penanganan.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Laporan menunjukkan angka putus sekolah dan pernikahan dini di kawasan tersebut cukup tinggi.
Diharapkan, pendidikan yang lebih baik dapat meningkatkan kesadaran lingkungan.
"Yang paling penting sebenarnya adalah perubahan pola pikir masyarakat. Kita lihat, banyak sampah menumpuk di bawah rumah," tambahnya.
Dray juga mempertimbangkan pembangunan insenerator untuk pembakaran sampah di kawasan ini.
"Selama ini, masalah utama adalah penambahan sampah, jadi kita harus fokus bagaimana mengurangi sampahnya," jelasnya.
Selain itu, Dray mengingatkan ancaman sampah plastik di lautan.
Sampah plastik menutupi biota pesisir seperti karang yang menjadi habitat ikan kecil.
Jika ikan kecil hilang, rantai makanan di lautan terganggu, yang berdampak pada ikan besar.
"Karena rantai pasokan makanan hilang, ikan kecil yang hidup di sekitar pesisir akan berkurang," tandasnya.
Dray berharap masyarakat semakin sadar akan ancaman sampah plastik terhadap kelestarian lautan.(*)
Wali Kota Munafri Pimpin Rakor TPA, DLH Jadi Lead Sektor |
![]() |
---|
Waspada Macet! Fly Over-DPRD Sulsel Titik Aksi Makassar Hari Ini, Dikawal 1.123 Personel Polrestabes |
![]() |
---|
Bupati Gowa Husniah Talenrang Raih Gelar Doktor di UMI Makassar |
![]() |
---|
Cahaya Bone Beri Diskon 10 Persen, Salah Satunya Rute Palu-Makassar |
![]() |
---|
Benarkah KONI Bone Terima Dana Hibah Rp6,6 M Tahun 2024? Penjelasan Bendahara Andi Sadikin |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.