Hari Buruh, Wagub Sulsel Suarakan Ruang Aman Wanita di Dunia Kerja
Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi melihat pekerja perempuan telah mendapat ruang di dunia industri.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
Sebelumnya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel Jayadi Nas mengungkapkan upaya yang sedang dilakukan untuk menyentuh tenaga pekerja.
"Kita lagi dalam proses menggodok rancangan perda (Peraturan Daerah) jaminan sosial ketenagakerjaan," kata Jayadi Nas.
Jayadi Nas melihat selama ini perhatian pemerintah terhadap pekerja masih timpang.
Perhatian terhadap pekerja sektor informal belum maksimal.
"Selama ini yang relatif kita perhatikan pekerja di formal, dunia usaha, sementara pekerja rentan di sektor informal itu belum tersentuh secara maksimal," katanya.
Sektor informal merujuk pada pekerja yang mengandalkan upah harian tidak menentu.
Umumnya para pedagang yang mengandalkan hasil jualan harian sebagai pemasukan.
"Pekerja tanpa upah misalnya, dapat upah ketika terjual barang atau kuenya. Para nelayan, itu pekerja rentan tanpa upah. Misalnya kepada marbot masjid itu penting kita perhatikan. RT/RW kita, pekerja tanpa upah itu harus kita lindungi jaminan sosial ketenagakerjaannya," jelas Jayadi Nas.
Sektor informal ini yang coba diperhatikan dalam penyusunan Perda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz
| Ratusan Buruh di Gowa Gelar Aksi Sosial di Peringatan May Day 2026 |
|
|---|
| Mahasiswa di Makassar Diciduk Polisi Bawa Parang dan Badik di Lokasi Demo Hari Buruh |
|
|---|
| Cicu Puji REFF, Sirup Premium Rintisan Anak Sulsel Siap Tembus Pasar Nasional |
|
|---|
| Demonstran Tak Ditemui Wali Kota Naili Trisal, Demo Hari Buruh di Palopo Nyaris Ricuh |
|
|---|
| Tanpa Penonton Lawan Bhayangkara FC, MO PSM Makassar: Pemain Tetap Berjuang dengan Kondisi yang Ada! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Fatmawati-ajak-semua-elemen-dukung-pemerintahan-Munafri-Aliyah.jpg)