Haji 2025
Ali Yafid Minta Petugas Haji Fokus Urus Jamaah di Tanah Suci
Petugas haji adalah anugerah mulia karena banyak yang menginginkan, namun tidak mendapatkan kesempatan dan panggilan dari Allah SWT.
TRIBUN-TIMUR.COM - Petugas Haji dan Pembimbing KBIHU Sulsel diminta fokus mengurus jemaah haji.
Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Sulsel, Ali Yafid, saat melepas 153 petugas haji Sulsel di Hotel Horison Ultima Makassar, Senin (28/4/2025).
Petugas haji adalah anugerah mulia karena banyak yang menginginkan, namun tidak mendapatkan kesempatan dan panggilan dari Allah SWT.
Olehnya itu, ia menekankan kepada seluruh petugasmelayani jemaah semaksimal mungkin.
“Petugas harus bersyukur dengan cara betul-betul fokus melaksanakan tugas. Harus seratus persen melayani jemaah agar jemaah merasa aman dan terlindungi menajalankan ibadahnya,” kata Ali Yafid.
Baca juga: Intip Fasilitas Asrama Haji Sudiang Makassar Bak Hotel Bintang Tiga
Ali Yafid mengimbau seluruh petugas untuk menjaga kekompakan dan lebih mendahulukan melayani jemaah daripada melaksanakan ibadah pribadi yang sifatnya sunnat.
“Melayani jemaah haji adalah tugas yang sangat mulia. Mengurus jemaah haji itu ganjarannya surga. Lebih mabrur hajinya orang yang membuat orang lain mabrur. Jemaah bisa mabrur tentu karena ada petugas yang membibingnya,” ujarnya.
“Maqbul itu ukurannya di tanah suci saat menjalankan ibadah haji, namun mabrurnya haji seseoarang nanti bisa dinilai setelah kembali ke tanah air,” imbuhnya.
“Laksanakan tugas negara ini dengan penuh tanggung jawab demi mengantarkan jemaah meraih predikat haji mabrut. Tolong jaga kesehatan, jaga kekompakan dan jaga nama baik bangsa dan negara, khususnya Sulawesi Selatan,” tandasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Ishaq Iskandar.
“Menjadi petugas haji adalah anugerah terindah, dan melayani jemaah adalah tugas mulia. Tolong laksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik, terutama kepada rekan-rekan TKHI (petugas kesehatan), layani jemaah kita dengan ikhlas,” pintanya.
Ishak Iskandar berharap agar para petugas dapat siaga 24 jam.
“Kita mengantisipasi kondisi apapun. Tolong senantiasa berkoordinasi, dan komunikasikan dengan baik jika ada masalah,” pungkasnya.
Petugas haji Sulsel diberangkat ke Arab Saudi secara bertahap bersama jemaah haji mulai tanggal 2 sampai 31 Mei 2025.
Yaitu Ketua Kloter 19 orang, Pembimbing Ibadah 18 orang, Dokter 18 orang 19 orang, perawat 18 orang, Petugas Haji Daerah (PHD) 57 orang, dan Pembimbing KBIHU 22 orang.
| Antrean Haji Bantaeng Paling Lama, Kementerian Haji akan Disamaratakan 26,4 Tahun |
|
|---|
| Menag Nasaruddin Umar Minta Maaf atas Layanan Haji 2025 |
|
|---|
| Foto-foto Kloter Terakhir Jamaah Haji Tinggalkan Madinah, Petugas: Semoga Mabrur Semua |
|
|---|
| Cerita Jamaah Haji Jalan Kaki dari Musdalifah ke Mina Sejauh 3 KM saat Suhu 48 Derajat |
|
|---|
| Wakil Bupati Jemput 360 Jemaah Haji Asal Wajo di Asrama Haji Sudiang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ali-Yafid-saat-melepas-153-petugas-haji-Sulsel-di-Hotel-Horison.jpg)