Sulsel Masuki Musim Kemarau Mulai Mei 2025
Lima daerah di wilayah Sulsel bagian utara ini masih berpotensi diguyur hujan tiga hari ke depan.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sulawesi Salatan (Sulsel) bakal menghadapi musim kemarau.
Sepanjang April 2025 ini, Sulsel sedang berada di musim pancaroba.
Di masa transisi ini, Sulsel masih berpotensi menghadapi curah hujan sedang.
Terutama kota Makassar yang pekan lalu diguyur hujan selama beberapa hari.
Kemudian di pekan ini justru menghadapi cuaca cerah berawan yang cenderung disertai hawa panas.
"Menimbang pekan lalu intens hujannya, kemudian berganti cerah masih wajar dan tidak ada fenomena berarti," kata Bagus, Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) IV Makassar pada Sabtu (26/4/2025).
Bagus menyebut kondisi musim peralihan akan berlangsung hingga Mei.
Baca juga: 5977 Hektar Sawah di Sinjai Sulsel Terancam Menganggur Gegara Kemarau
Pertengahan Mei 2025 nanti, Sulsel sudah menghadapi musim kemarau.
"Umumnya transisi sampai mei. Lalu di mei masuk kemarau untuk Sulsel bagian selatan dan barat," kata Bagus.
"Sekarang masa transisi jadi karakteristiknya biasa hujan tiba-tiba, kemudian cerah kembali," jelasnya.
Masyarakat pun tidak perlu khawatir dengan kondisi cuaca tak menentu tiap pekan.
Bahkan secara harian pun bisa saja terik matahari diikuti dengan hujan.
Selama tiga hari kedepan, hujan masih akan mengancam wilayah Sulsel bagian utara. Meliputi Luwu Utara, Luwu Timur, Palopo, Tana Toraja dan Toraja Utara.
Lima daerah di wilayah Sulsel bagian utara ini masih berpotensi diguyur hujan tiga hari ke depan.
"Tiga hari kedepan hujan terakumulasi di Sulsel bagian Utara, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Tana Toraja, Toraja Utara," kata Bagus.
| 532 Kursi Tamu Disiapkan di Peringatan HUT ke 627 Wajo |
|
|---|
| PLN UID Sulselrabar Pastikan Pasokan Listrik Aman Hadapi WFH, PJJ, hingga Godzilla El Nino |
|
|---|
| Reaksi MUI Sulsel Usai Viral Pemuda Minum Oli |
|
|---|
| Asmo Sulsel Upgrade Dealer Ambon, Kapasitas Tembus 1.000 Unit, Pit Servis 2 Kali Lipat |
|
|---|
| Imigrasi Sulsel Tetapkan Lemoe dan Galung Maloang sebagai Desa Binaan, Fokus Cegah TPPO |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PRAKIRAAN-CUACA-Sulsel-akan-menghapi-musim-kemarau-mulai-Mei-2025.jpg)