Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Aksi Heroik Aipda Adi Tenangkan Massa di Jeneponto Berbuah Penghargaan

Aipda Syamsuryadi Syarif terima penghargaan dari Kapolres Jeneponto atas aksinya menenangkan warga yang memblokade jalan di Kecamatan Binamu.

Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/muh agung putra pratama
TERIMA PENGHARGAAN - Aipda Syamsuryadi Syarif menerima penghargaan dari Kapolres Jeneponto atas aksinya menenangkan warga yang memblokade jalan di Kecamatan Binamu. Aipda Syamsuryadi Syarif menerima penghargaan di halaman Mapolres, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Senin (21/4/2025). 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTOAipda Syamsuryadi Syarif menerima penghargaan dari Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, di halaman Mapolres, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Senin (21/4/2025).

Penghargaan diberikan atas dedikasi Aipda Syamsuryadi yang menunjukkan kinerja luar biasa beberapa waktu lalu. 

"Pemberian penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Jeneponto untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam tugas," kata Widi dalam apel pagi bersama jajarannya.

Aipda Syamsuryadi, yang akrab disapa Aipda Adi, dinilai berjasa dalam menangani insiden penutupan jalan oleh keluarga korban kasus pelecehan. 

Kejadian tersebut terjadi di jalan poros Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sabtu (12/4/2025). 

Dalam situasi mencekam itu, Aipda Adi berhasil menenangkan salah satu anggota keluarga korban yang sempat menutup jalan sambil membawa sebilah parang. 

Melalui pendekatan persuasif dan profesional, Aipda membujuk keluarga korban untuk membubarkan diri tanpa bertindak anarkis. 

Situasi pun dapat dikendalikan dengan aman dan damai.

BLOKADE JALAN - Saat Aipda Syamsuardi Syarif menenangkan warga yang memblokade Jalan Poros Binamu, Jeneponto, Sabtu (12/4/2025), terkait dugaan kasus pelecehan.
BLOKADE JALAN - Saat Aipda Syamsuardi Syarif menenangkan warga yang memblokade Jalan Poros Binamu, Jeneponto, Sabtu (12/4/2025), terkait dugaan kasus pelecehan. (Tribun Timur/Agung)

Kapolres menilai, keberanian yang dimiliki Aipda Adi mencerminkan jiwa Polri sesungguhnya. 

"Tentu ini memperkuat citra Polri sebagai institusi yang humanis, profesional, dan dicintai masyarakat," jelasnya. 

"Untuk berprestasi tidak harus di posisi tertentu, setiap personel bisa menunjukkan pengabdiannya baik di fungsi penjagaan, pelayanan, maupun operasional,” sambungnya.

Sosok Aipda Adi,Polisi Tanpa Senjata Redam Massa Ngamuk dan Tutup Jalan Gegara Kasus Pelecehan

Baca juga: Tak Berseragam, Polisi Ini Redam Massa di Tengah Blokade Jalan Poros Binamu Jeneponto

Sosok Aipda Syamsuryadi Syarif, polisi yang bertugas di Polres Jeneponto, Sulawesi Selatan, menuai apresiasi atas ketenangannya saat menghadapi warga yang memblokade jalan.

Aipda Adi, sapaan akrabnya, menghadapi massa bersenjata tajam yang memblokade jalan poros Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sabtu (12/4/2025) pagi. 

Aksi itu buntut dari kemarahan warga atas dugaan pelecehan terhadap AP (18) oleh terduga pelaku, Sayuti (40).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved