UMI Hadir di Bantaeng, Kampus Baru Dekat Kabupaten Bulukumba
Kampus UMI Bantaeng terletak di Jalan Poros Bantaeng-Bulukumba, tepatnya di Desa Nipa-Nipa, Kecamatan Pa’jukukang.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Saldy Irawan
Lebih lanjut dikatakan, dalam kunjungan ini, pihaknya juga meninjau sejumlah lahan strategis yang berpotensi dikembangkan untuk usaha sektor ekonomi.
Sebab, Yayasan Wakaf UMI, kata dia, tidak hanya berfokus pada pendidikan, tapi juga melihat potensi lain untuk pengembangan ekonomi daerah.
“UMI mendukung program Pemerintah Kabupaten Bantaeng tidak hanya pada aspek pendidikan, tetapi juga dalam bidang ekonomi dan sektor strategis lainnya yang bertujuan untuk peningkatan kualitas serta kesejahteraan hidup masyarakat,“ papar Prof Mansyur.
Hal yang sama disampaikan Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof Masrurah Mokhtar, mengatakan bahwa kehadiran kampus UMI di Bantarng mendekatkan layanan pendidikan kepada masyarakat.
Kehadiran kampus UMI di Bantaeng, kata dia, menjadikan UMI sebagai pelopor pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman.
‘Alhamdulillah kami sangat bahagia melihat progres pembangunan Kampus UMI Bantaeng yang cukup menggembirakan. Target diresmikan oleh Bupati Bantaeng, pada bulan Agustus 2025, Insya Allah dengan usaha dan doa kita semua khususnya dukungan Bupati Bantaeng, insya Allah dapat diwujudkan,” katanya.
Ia optimis bahwa kampus UMI di Bantaeng akan diminati oleh masyarakat setempat dan daerah sekitarnya.
Kehadiran kampus ini pun ditargetkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah selatan Sulsel seperti Bantaeng, Bulukumba, Jeneponto, dan Selayar.
Sementara itu, Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, berharap agar proses pembangunan fisik dapat segera rampung tahun 2025 ini.
“Mudah-mudahan pembangunan kampus ini dapat segera rampung, sesuai jadwal kami, bulan Agustsu 2025 dan memenuhi syarat kelayakan izin operasional dari Kementerian melalui LLDikti Wilayah IX Sultanbatara. Setelah itu, kita berharap bisa mulai menerima mahasiswa baru untuk tahun akademik 2025/2026,” kata Prof Hambali.
Prof Hambali menambahkan bahwa tahap awal pembangunan kampus akan mencakup gedung bertingkat tiga.
Terdiri dari ruang rektorat, ruang administrasi, aula pertemuan, serta ruang kelas di lantai dua dan tiga.
Untuk program studi yang akan dibuka, meliputi Kepariwisataan, Kelautan, Hukum, Bisnis, dan Digital.
Penerima Maba
Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru UMI yang juga Wakil Rektor I UMI, Prof A Dirgahayu A. Lantara, mengarakan bahwa penerimaan mahasiswa baru UMI tahun akademik 2025/2026 telah dibuka hingga 14 Agustus 2025.
| Ervina Zulaeha Terdakwa Kasus Korupsi Kembalikan Uang Rp600 Juta ke Kejari Bulukumba |
|
|---|
| Polwan Bulukumba Jenguk Syifa di Rumah Sakit, Remaja 16 Tahun Ini Butuh Uluran Tangan |
|
|---|
| FKM UMI Resmi Cetak 20 Lulusan Perdana Profesi Bidan |
|
|---|
| Harga Minyak, Sayur, Bumbu Dapur di Bulukumba Melonjak, Ibu Rumah Tangga: Kasihan Kami |
|
|---|
| Legislator Pahidin HDK Tagih Utang Pemprov Sulsel Rp 22 M untuk Warga Miskin Bulukumba |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/KAMPUS-UMI-Pimpinan-Yayasan-Wakaf-UMI-bersama-rektor-dan-wakil-rektor-berfoto-bersama.jpg)