Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

OJK Sulselbar Gencarkan Literasi Keuangan, Sasar Anak Muda

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan.

Tayang:
Penulis: Rudi Salam | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH ABDIWAN
LITERASI KEUANGAN - Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin memberikan sambutan saat menerima kunjungan silaturahmi tim Tribun Timur di Kantor OJK Sulselbar Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (14/4/2025). Dalam silaturahmi itu, OJK Sulselbar dan Tribun Timur berkomitmen meningkatkan literasi keuangan masyarakat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) kian gencar melakukan literasi keuangan.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan.

Sehingga masyarakat dapat terhindar dari masalah keuangan, termasuk pinjaman online (pinjol) atau yang kini dikenal pinjaman daring (pindar).

Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin berkomitmen melanjutkan estafet kepemimpinan OJK Sulselbar lebih baik lagi, terutama dalam literasi keuangan.

“Kita mau pinjam bisa, jadi memang orang sekarang, termasuk milenial banyak (melakukan pinjaman online),” katanya, saat menerima kunjungan silaturahmi tim Tribun Timur di Kantor OJK Sulselbar Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (14/4/2025).

Moch Muchlasin sendiri dikukuhkan sebagai Kepala OJK Sulselbar di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (17/3/2025) lalu.

Pengukuhan ini menandai babak baru kepemimpinan di OJK Sulselbar, menggantikan Darwisman yang telah menjabat sejak 2022.  

Di bawah kepemimpinannya, Moch Muchlasin berkomitmen meningkatkan literasi keuangan masyarakat di Sulselbar.

“Literasi (perlu ditingkatkan) mengenai gadget, dan segala macam. Saya merasa ternyata, anak muda gampang cari informasi, dan informasi banyak tidak dicerna (dengan baik),” kata Moch Muchlasin.

Data terbaru, sampai dengan 28 Februari 2025, Kantor OJK Sulselbar telah melaksanakan 17 kegiatan edukasi kepada masyarakat. 

Kegiatan tersebut mencakup berbagai bentuk pelaksanaan, seperti sosialisasi, workshop, dan program edukasi lainnya, dengan fokus utama meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Kegiatan ini berhasil menjangkau sebanyak 218.375 peserta yang berasal dari berbagai kelompok.

Termasuk masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, perempuan, dan tenaga kerja di berbagai sektor. 

Selain itu, kegiatan edukasi keuangan selama Ramadan lalu, yakni Gerak Syariah juga terus dilaksanakan dengan mekanisme kolaborasi bersama pemerintah, perguruan tinggi, dan stakeholder lainnya. 

Kegiatan edukasi ini pun menjadi wujud nyata komitmen OJK dalam mendukung terciptanya masyarakat yang melek keuangan serta mampu mengakses layanan keuangan secara bijak. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved