Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sah Ketua IKA PMII, Fathan Subchi Terima SK dari Menteri Hukum Supratman Andi Agtas

Fathan Subchi terpilih menjadi Ketua Umum PB PMII Munas ke VII pada Februari 2025.

Editor: Sudirman
Ist
IKA PMII - Ketua Umum IKA PMII Fathan Subchi diterima Menteri Hukum Suparman Andi Agtas di Kompleks Kemenkum, Kuningan, Jakarta, Jumat (11/3/2025). Kemenkum mengakui kepengurusan Fathan Subchi.  

TRIBUN-TIMUR.COM - Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyerahkan surat pengesahan kepada Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Fathan Subchi.

Fathan Subchi terpilih menjadi Ketua Umum PB PMII Munas ke VII pada Februari 2025.

Ia akan memimpin IKA PMII periode 2025 - 2030.

Penyerahan surat keputusan Kompleks Kemenkum, Kuningan, Jakarta, Jumat (11/3/2025). 

SK dari Kementerian Hukum bernomor AHU 0000589.AH.01.08 2025 yang menyetujui seluruh keputusan Munas ke-7 IKA PMII kemarin. 

Ketua Umum IKA PMII Fathan Subchi menginstruksikan seluruh jajaran pengurus dari pusat dan daerah segera bekerja. 

“Kita memang telah menerima Jadi ini sebenarnya proses administratif dari pemerintah dan menjadi pijakan hukum bagi seluruh pengurus baik dari pusat dan daerah untuk segera mengeksekusi semua program kerja,” ujar Fathan Subchi.

 Fathan mengatakan adanya SK Kemenkum menjadi penanda akhir semua dinamika dalam Munas ke-7 IKA PMII.

Menurutnya sudah saatnya para alumni PMII bersatu dan bersama-sama membesarkan IKA PMII.  

Apalagi sebagai organisasi alumni aktivis mahasiswa, IKA PMII relatif tertinggal dengan organisasi sejenis baik dari sisi waktu pendirian maupun kontribusi.

“Kita ini relatif masih baru dan masih banyak hal yang harus dibenahi. Sebaiknya para alumni ini bersatu padu untuk bersama-sama membenahi IKA PMII agar benar-benar memberikan kontribusi terutama bagi alumni PMII sendiri,” katanya. 

Baca juga: Sejumlah Tokoh Masuk Kepengurusan PB IKA PMII  2025-2030

Dia mengungkapkan beberapa agenda mendesak dari IKA PMII di antaranya adalah blue print pengembangan kader, perbaikan data base anggota, perbaikan struktur dan manajamen organisasi, hingga konsolidasi alumni pusat-daerah.

 Menurutnya hampir 10 tahun terakhir hal-hal fundamental tersebut masih belum tergarap secara optimal.

“Kita harus akui dalam beberapa waktu tahun terakhir IKA PMII relatif stagnan sehingga ada beberap hal yang bersifat fundamental belum tergarap oleh kepengurusan lalu. Nah kita berharap hal-hal fundamental tersebut bisa kita selesaikan dalam lima tahun ke depan,” katanya. 

Anggota BPK ini meyakini jika potensi para alumni PMII begitu besar baik secara kuantitas maupun kualitas.

Menurutnya saat ini banyak alumni PMII yang mewarnai berbagai lini kehidupan bangsa baik di jajaran eksekutif, legislatif, birokrasi, pendidik, profesional di sektor swasta, hingga tokoh masyarakat. 

“Potensi-potensi inilah yang harus dikonsolidasikan untuk digunakan secara seksama untuk pengembangan kader yang masih aktif di PMII maupun para alumni sendiri,” pungkasnya.

 

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved