Seleksi Sekda Makassar
10 ASN Daftar Jadi Sekda Makassar, Wali Kota Munafri Arifuddin: Sangat Seksi sehingga Peminat Banyak
Munafri Arifuddin merespon positif banyaknya peminat pada Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekda Makassar.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin merespon positif banyaknya peminat pada Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekda Makassar.
Munafri menilai, lelang Sekda Makassar sangat seksi sehingga banyak ASN yang berebut untuk mendapatkan posisi tersebut.
Diketahui, sudah ada sepuluh pelamar yang terkonfirmasi telah melakukan pendaftaran.
Dari sepuluh pendaftar tersebut tiga diantaranya merupakan ASN asal Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, ada juga dari kementerian.
Informasi yang dihimpun Tribun-Timur.com, beberapa pejabat Pemkot Makassar yang ikut mendaftar ialah Kepala Bappeda Makassar Andi Zulkifli Nanda, Pj Sekda Makassar Irwan Rusfiady Adnan, Kepala Kesbangpol Makassar Andi Bukti Djufrie, hingga Kepala BKPSDM Makassar Akhmad Namsum.
"Sekda Makassar sangat seksi, sehingga peminatnya sangat banyak," ucap Munafri Arifuddin diwawancara di Hotel Aryaduta Makassar, Minggu (6/4/2025).
Munafri juga sangat senang melihat para pendaftar memenuhi syarat ikut dalam perebutan kursi Makassar ini.
Mantan CEO PSM ini berharap, seleksi terbuka ini betul-betul bisa melahirkan Sekda yang berkompeten.
Apalagi kata Munafri, posisi Sekda adalah jantung pertahanan, merupakan leading dari jalannya tata kelola pemerintahan.
"Sehingga kita berharap seleksi ini akan berikan warna yang baik, semua orang berhak dan bisa masuk kesana, tentu melalui tahapan yang sesuai aturan yang ada," harapnya.
Munafri juga menegaskan, seleksi terbuka ini berjalan dengan transparan, tidak membeda-bedakan antara pelamar yang satu dengan yang lainnya.
Ia juga mengapresiasi banyaknya pejabat Pemkot Makassar yang ikut dalam kontestasi ini.
Artinya kata Munafri, mereka sudah menyadari kemampuannya masing-masing.
Sisa mengikuti tahapan dan bertarung dengan para pelamar lainnya.
"Orang yang mendaftar itu orang yang punya kapabilitas, kalau untuk menentukan (langsung) menurut saya sangat tidak fair, kita serahkan sesuatu mekanismenya," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Wali-Kota-Makassar-Munafri-Arifuddin-432.jpg)