Siapa Tanggung Jawab? Jalan Pembatas Desa Bontoala-Taeng Berubah Jadi Kolam
Anggota BPD Desa Taeng Daeng Pasang yang dihubungi, Jumat (21/3/2025), mengungkap jika kondisi tersebut sudah berlangsung hampir 2 minggu.
Dirinya sudah pernah mengingatkan pihak perumahan agar memperhatikan aliran air.
"Waktu itu mereka janji buatkan, tapi kenyataannya sampai sekarang tidak," katanya lagi.
Perumahan tersebut kata Daeng Pasang, sudah berjalan hampir 3 tahun.
Sebelumnya air tidak pernah naik hingga ke jalan, karena hujan turun tidak intens setiap hari.
Namun kali ini menurutnya terparah. Air menggenangi jalan hingga sepanjang 30 meter.
Kondisi tersebut sudah tentu menyulitkan warga dan pengendara. Sebab jalan itu jadi akses alternatif warga yang hendak ke Barombong atau ke Kota Makassar dengan menyeberang lewat penyeberangan Sungai Jeneberang.
Ditanya soal tindak lanjut pemerintah setempat, katanya ia sudah melapor ke Kepala Desa Taeng.
Dan rencananya mereka akan memanggil pihak perumahan untuk membahas hal tersebut.
Terkait jalan poros sebagai batas dua desa itu menjadi kewenangan siapa, Daeng Pasang berpendapat jika seharusnya Desa Bontoala ikut duduk bersama mencari jalan keluarnya.
Tribun kemudian mengkonfirmasi ke pihak Desa Bontoala.
Melalui Sekretaris Desa Harniah, pemerintah desa akan mencarikan jalan keluar penanganan jalan tersebut.
"Iya saya sudah lewat disitu tempo hari. Nanti saya konfirmasikan dulu sama Kasi pembangunan baru turun cek ke sana (lokasi). Biar nanti dilaporkan dan bagaimana jalan keluarnya. Apakah dikasi pipa besar lalu dicor," ujarnya lewat pesan WhatsApp.
Namun dirinya mengaku heran dengan kondisi jalan yang rusak parah. Sebab dulu tidak separah saat ini.
Menurutnya jika genangan air pasti aspalnya tidak akan sampai membuat lubang yang dalam.
Ia juga melanjutkan jika perbaikan merupakan kewenangan pemerintah kabupaten.
Pihak desa hanya akan mengecek kondisi untuk kemudian dilaporkan ke kabupaten.
| 124 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik, Bupati Gowa Tekankan Disiplin dan Loyalitas |
|
|---|
| Hari Kartini 2026, Pemkab Gowa Dorong Literasi Generasi Muda Lewat Lomba Surat untuk Bupati |
|
|---|
| Pemkab Gowa Perkuat Program HDDAP untuk Dorong Pengembangan Hortikultura |
|
|---|
| Lepas 387 JCH Kloter Pertama, Bupati Gowa Titip Doa untuk Kemajuan Daerah |
|
|---|
| Ribuan Pengantar Calon Jamaah Haji Gowa Membludak, Tangis Haru Iringi Keberangkatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Jalan-pembatas-Desa-Taeng-Bontoala-Pallangga-jadi-kolam.jpg)