Lentera Ramadhan 5: Bekal Akhirat
Setelah menggali banyak hal saya tanyakan pertanyaan filosofis "Apa yang Anda cari di Athirah?"
Oleh: Syamril
TRIBUN-TIMUR.COM - Suatu hari saya mewawancarai seorang guru yang akan dipromosi menjadi Wakil Kepala Sekolah.
Setelah menggali banyak hal saya tanyakan pertanyaan filosofis "Apa yang Anda cari di Athirah?"
Jawabannya sungguh membuat saya kaget. "Saya sedang mengumpulkan bekal untuk akhirat", jawabnya.
Saya merinding dan terharu mendengar jawaban itu. Sudah banyak orang yang saya wawancara dan tanyakan hal yang sama. Baru kali ini jawabannya membuat saya tersentak.
Memang demikianlah perintah Allah dalam firman Nya: "Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash: 77).
Apa bekal untuk akhirat? Ada 4 bekal yang dibutuhkan yang dapat disingkat dalam kata PASRah yaitu Pahala, Ampunan, Syafa'at Rasulullah, dan Rahmat Allah.
Bagaimana cara mendapatkan PASRah tersebut? Melalui aktivitas ibadah dalam arti luas.
Bukan hanya ibadah khusus tapi juga ibadah umum termasuk bekerja. Bukankah tujuan penciptaan manusia untuk beribadah kepada Allah? Allah berfirman: "Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku" (Q.S. Ar Ra'du: 11).
Bekerja untuk mencari bekal akhirat, itulah makna sejati kerja ibadah. Selama ini kerja dan ibadah seolah-seolah terpisah. Kerja mencari uang, jabatan, penghargaan, pengembangan dan aktualisasi diri.
Ibadah mencari pahala melalui aktivitas khusus seperti shalat, dzikir, do'a, membaca Al Qur'an, puasa, zakat, infak, sedekah, haji dan umrah.
Pada konsep kerja ibadah, keduanya jadi menyatu. Aktivitas bekerja bernilai ibadah. Bekerja tidak hanya menghasilkan uang dan lainnya, tapi juga berpahala.
Pondasi kerja ibadah adalah iman dan takwa. Dengan iman kepada Allah maka bekerja menjadi persembahan kepada Allah.
Agar bernilai ibadah maka syarat utamanya yaitu niat yang ikhlas karena Allah. Rasulullah bersabda "Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya".
Itu syarat wajib tapi belum cukup. Minimal ada dua syarat lagi sesuai dengan sub nilai Kerja Ibadah pada Jalan Kalla yaitu profesional dan integritas.
| Tips Agar Tidak Loyo saat Puasa Ramadhan |
|
|---|
| Kapan Batas Waktu Bayar Utang Puasa? Berikut Penjelasan Ustadz Abdul Somad |
|
|---|
| Profil Blake Ricciuto Pemain Serba Bisa Diincar PSM Makassar, Pernah Main di Klub Ramadhan Sananta |
|
|---|
| Kapan Batas Waktu Puasa Qadha Ramadhan atau Bayar Utang Puasa? Ini Kata Ustadz Abdul Somad |
|
|---|
| Kapan Batas Bayar Utang Puasa Ramadhan 2025? Penjelasan Lengkap dan Hukumnya Jika Terlambat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Syamril-Direktur-Sekolah-Islam-Athirah-201.jpg)