Kuliner Ramadan di Masjid Al-Markaz Makassar, 380 UMKM Siap Sajikan Menu Beragam
Mulai dari takjil tradisional, makanan berat, hingga minuman segar, semua tersedia bagi jamaah yang ingin berbuka puasa di area masjid.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jamaah Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar siap menyambut bulan suci Ramadan 1446 H/2025 M.
Yang menariknya, bulan suci Ramadan di Masjid Al-Markaz tak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga ajang bagi 380 pelaku UMKM untuk menghadirkan berbagai sajian kuliner khas Ramadan.
Mulai dari takjil tradisional, makanan berat, hingga minuman segar, semua tersedia bagi jamaah yang ingin berbuka puasa di area masjid.
Ketua Panitia Amaliah Ramadan Al-Markaz, Ir. Farouk M Betta, mengungkapkan UMKM yang berpartisipasi sebagian besar adalah pedagang yang sudah terlibat dalam kegiatan Ramadan di Al-Markaz sejak dua tahun terakhir.
"Sebanyak 380 stan UMKM akan memeriahkan Ramadan di Al-Markaz Makassar," kata Farouk M Betta ditemui di Masjid Al-Markaz Al-Islami, Makassar, Jumat (28/2/2025).
"Mereka mayoritas adalah pelaku usaha kecil yang telah lama berjualan di sekitar masjid. Ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan pendapatan selama bulan puasa," tambahnya.
Tak hanya mendukung UMKM, panitia juga telah menyiapkan 1.000 hingga 1.500 porsi buka puasa setiap hari untuk jamaah.
Makanan yang disajikan telah melalui proses pengecekan ketat agar tetap bergizi dan higienis.
"Kami memiliki tim khusus yang mengontrol kualitas makanan. Ahli gizi juga dilibatkan untuk memastikan makanan yang disajikan sehat dan bergizi bagi jamaah yang berbuka di Al-Markaz," tambah Farouk.
Beragam Kuliner Ramadan di Al-Markaz
Pengunjung dapat menemukan berbagai menu khas Ramadan di area UMKM Masjid Al-Markaz Makassar.
Seperti menu takjil khas Makassar, Es pisang ijo, cendol, barongko.
Untuk makanan berat, tersedia Konro, Coto Makassar, nasi kuning, pallubasa.
Aneka gorengan, ada Jalangkote, lumpia, tempe mendoan. Kemudian menu minuman segar ada es kelapa muda, sarabba, es buah
"Kami ingin Ramadan ini bukan hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga membawa berkah bagi para pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari usaha kuliner," tutur Farouk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Suasana-Halaman-Masjid-Al-Markaz-Al-Islami-Makassar-Jelang-Ramadan.jpg)