Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2026

PPIH Embarkasi Makassar Siap Layani 16.750 Jemaah dari 8 Provinsi

Untuk Embarkasi Makassar, prosesi pengukuhan berlangsung di Wisma Shafa Asrama Haji Sudiang Makassar.

Tribun-timur.com
PETUGAS HAJI - Sejumlah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar mengikuti prosesi pengukuhan di Wisma Shafa Asrama Haji Sudiang Makassar, Jumat (17/4/2026). PPIH Embarkasi Makassar akan melayani 16.750 calon jemaah haji dari delapan provinsi di kawasan Indonesia Timur pada musim haji 1447 H/2026 M. 

TRIBUN-TIMUR.COM - PPIH Embarkasi Makassar siap melayani 16.750 calon jamaah haji dari delapan provinsi di kawasan Indonesia Timur pada musim haji 1447 H/2026 M.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi 1447 H/2026 M resmi dilantik secara daring oleh Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, dari Asrama Haji Kelas I Surabaya, Jawa Timur, Jumat (17/4/2026).

Untuk Embarkasi Makassar, prosesi pengukuhan berlangsung di Wisma Shafa Asrama Haji Sudiang Makassar.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan meal test konsumsi jemaah haji di pesawat.

Kepengurusan PPIH Embarkasi Makassar dipimpin Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail, sebagai Ketua.

Ia didampingi Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid sebagai Ketua I, Kepala Biro Kesra Setda Sulsel Andi Munawir sebagai Ketua II, serta Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Evi Mustikawati Arifin sebagai Ketua III.

Sementara itu, Asa Afif Bahri dipercaya sebagai sekretaris.

Dalam pelaksanaan tugas, PPIH akan dibantu 18 petugas yang menempati posisi kepala dan wakil bidang.

Para petugas dijadwalkan mulai bertugas pada 21 April 2026 hingga pemulangan jemaah haji pada 1 Juli 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri serta Direktur Pengelola Biaya Operasional Haji pada Direktorat Jenderal Ekosistem Ekonomi Haji, Nurchalis.

Dalam sambutannya, Menteri Haji dan Umrah yang akrab disapa Gus Irfan menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas.

Ia menegaskan pelantikan ini merupakan peneguhan amanah untuk menghadirkan pembinaan, pelayanan, dan pelindungan jemaah secara optimal.

Gus Irfan juga menekankan pentingnya pelayanan yang sepenuh hati, cepat, tepat, dan humanis kepada jemaah.

“Jangan sampai jemaah menerima informasi yang berbeda-beda atau menghadapi koordinasi yang tidak sinkron,” ujarnya.

Menurutnya, petugas harus menjadi pihak pertama yang menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi jemaah.

Ia menambahkan, pemerintah menyiapkan masa tugas petugas haji hingga satu sampai dua bulan sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah haji Indonesia.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved